Berita Kriminal

Dalam Sehari AS Bisa Raih Rp 1Juta dari Hasil Judi Togel yang Dijalaninya

Anggota Reskrim Polsek Kota Baru, mengamankan seorang perempuan berinisial AS (45), karena terlibat kasus judi togel jaringan Hongkong.

Tribunjambi/Aryo Tondang
AS bandar judi togel diamankan Polsek Kotabaru 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Reskrim Polsek Kota Baru, mengamankan seorang perempuan berinisial AS (45), karena terlibat kasus judi togel jaringan Hongkong.

Perempuan yang merupakan warga Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, diduga sebagai bandar togel.

Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro Macan, menuturkan, tersangka mengaku baru enam bulan menjalankan bisnis judi togel tersebut.

AS kata Kapolsek, diamankan petugas saat sedang melakukan transaksi judi togel di kawasan Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi Sabtu (16/5/2020) lalu.

Bandar Togel Menangis Histeris Saat Digelandang Petugas Polsek Kotabaru

Detik-detik Polsek Jaluko Ringkus 2 Warga Batanghari Pelaku Jambret Bersenjata Tajam

Pasien Positif Corona di Jambi Bertambah 3 Total Semua Jadi 84, Ini Identitas Pasien Baru Tersebut

"Pengakuan tersangka baru 6 bulan menjalankan bisnis ini, dan masih akan tetap kita kembangkan," kata Afrito Selasa (19/5/2020) sore.

Selain itu, petugas juga turut mengejar dua orang teman pelaku, yang identitasnya sudah diketahui. Kedua rekan pelaku bertugas sebagai penjemput uang setoran dari tersangka dan penerima uang setoran.

"Ya saat ini sudah kita masukkan dalam daftar DPO kita, dan akan kita telusuri terkait kemungkinan tersangka baru lagi," tegas Afrito.

Menurut Kapolsek Kota Baru, Afrito, hasil penyelidikan, AS meraup penghasilan sekira kurang lebih Rp 1 juta perhari.

Dari tangan tersangka, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah buku tafsir mimpi, satu  unit kalkulator, 4 buah pulpen beserta kupon penjualan togel, dan uang tunai senilai Rp 1.500.000.

Atas perbuatannya, tersangka AS haru mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kota Baru, dan dijerat pasal 303 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara.(Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Penulis: Aryo Tondang
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved