Jam Operasional Pasar Mulai Dibatasi, Sungai Penuh Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sungai Penuh, Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana.

Freepik
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona 

TRIBUNJAMBI.COM,SUNGAI PENUH - Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sungai Penuh, Pemerintah Kota Sungai Penuh telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana.

Pemkot Sungai Penuh juga secara bertahap mulai memberlakukan aturan-aturan ketat sebagai turunan dari peningkatan status tersebut. Salah satunya pembatasan jam operasional pasar di Kota Sungai Penuh.

“Pembatasan jam pasar mulai diberlakukan di Kota Sungai Penuh,” tegas Kadis perindag dan pasar, Haryanto, Senin (18/5).

Dia menjelaskan, sosialisasi terkait penerapan aturan tersebut telah dilakukan pihaknya bersama unsur TNI dan Polri serta Pol PP.

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Rawat 977 Pasien Positif Virus Corona

JADI Kabar Tak Baik Buat PNS, Gaji ke-13 Tak Bisa Cair Pada Juli 2020, Ini Sebabnya

BREAKING NEWS Pasien Covid-19 di Kota Jambi Bertambah Lagi, Total 26 Positif Corona

Diungkapkan Haryanto, dengan pemberlakuan aturan tersebut, maka jam operasional pasar tradisional yakni Pasar Tanjung Bajure serta Pasar jalan M.Yamin dimulai dari pukul 5.00 WIB pagi hingga pukul 12.00 WIB siang.

Sedangkan jam operasional pasar reguler dimulai dari pukul 9.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB malam. Haryanto berharap, para pedagang dan pembeli yang beraktivitas di pasar dapat mematuhi aturan tersebut.

”Kalau ada yang tidak patuh kita akan bersikap tegas,” ujarnya.

Pembatasan jam operasional pasar, jelas Haryanto, akan berlaku selama status tanggap darurat diberlakukan, dan bisa diperpanjang bila kondisi belum membaik.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved