Femalenial

Milenial Cantik Ini Tanggapi Aksi Ferdian Paleka, Ada Kegiatan yang Lebih Baik Dari Konten Prank

Menurutnya, perbuatan dari Ferdian Paleka merupakan perbuatan sangat tidak manusiawi dan perbuatan yang sangat tercela.

Tribunjambi/Nurlailis
Anggi Deswita Tanggapi Aksi Ferdian Paleka cac 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Konten prank yang belakangan ini tranding di sosial media menuai berbagai kritik.

Ferdian Paleka YouTuber yang memasukan sampah beserta batu bata ke paket makanan dan memberikannya ke waria kini telah ditahan pihak berwajib.

Salah seorang mahasiswa dan juga penyanyi daerah Anggi Deswita memberikan tanggapannya terhadap prank tersebut. 

Menurutnya, perbuatan dari Ferdian Paleka merupakan perbuatan sangat tidak manusiawi dan perbuatan yang sangat tercela.

Anies Baswedan Bersitegang dengan Para Menteri Gegara Bansos DKI Depan Mata Jokowi, di Rapat Virtual

Benarkah Operasi Tempur Tiongkok di Laut China Selatan Untuk Perang Hadapi Negara Asia Tenggara?

Pesona Masjid Tua di Seberang Kota Jambi, Dibangun Sejak 1880

"Di tengah pendemi seperti saat sekarang ataupun dalam keadaan yang normal seperti biasa, tidak seharusnya mereka melakukan prank dan parahnya lagi itu semua dilakukan hanya untuk viewers konten YouTubenya," ungkapnya.

Ia pun sangat tidak setuju dengan kegiatan konten prank yang ada di YouTube. Menurutnya kebanyakan konten youtube saat ini sangat tidak mendidik dan merugikan orang lain untuk kepentingan pribadi yang haus akan eksistensi.

"Alih-alih membuat prank, masih ada konten-konten di youtube yang bermanfaat dan mendidik yang bisa dijadikan inspirasi," ujarnya.

Konten yang dimaksud yaitu konten yang menambah skill atau kemampuan kita saat berada di rumah.

Bisa seperti menambah kemampuan bidang photography, editing video, bahkan memasak karena industri kuliner termasuk yang masih bertahan saat ini.

Berbagi Tidak Perlu Dipublikasikan

Di tengah keadaan ekonomi seperti sekarang ada banyak aksi berbagi yang diunggah ke media sosial. Meskipun bertujuan baik namun bagi Anggi aksi tersebut tidak perlu dipublikasikan.

"Alangkah baiknya lagi ketika kita berbagi tidak perlu diketahui orang lain, tidak perlu di publikasikan, berbagilah dengan hati ikhlas," ucapnya.

Bila diibaratkan menurutnya jika tangan kanan memberi tangan kiri tak perlu tahu. Sehingga publikasi bukan suatu hal yang penting, yang pentinga dalah apa yang diberikan sampai kepada yang membutuhkan.

"Di bulan puasa ini hal kecil yang bisa dilakukan bersedekah semampunya serta memperbanyak menebar kebaikan terhadap sesama," pungkasnya. (Nurlailis)

Penulis: Nurlailis
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved