Breaking News:

Liputan Khusus

Imbas Wabah Corona, Mahasiswa Jambi di Mesir Harus Berhemat

Sejumlah mahasiwa asal Provinsi Jambi yang berada di Mesir turur merasakan dampak pandemi Covid-19.

TRIBUNJAMBI/IST
Sejumlah mahasiswa Jambi di Mesir 

“Yang paling terdampak, kawan-kawan yang tidak punya beasiswa yang mengandalkan kiriman dari orangtua," ungkapnya

Dia bilang di Mesir ada 11 mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat termasuk dirinya.

Saat ini ada tiga orang yang tinggal di asrama sementara selebihnya sewa flat dan masih bayar normal.

Fayzar menyebutkan ada seorang temannya bernama Akbar yang selama pandemi ini, kiriman dari orangtuanya tidak sebanyak sebelumnya.

"Untuk pemasukan keluarga dari hasil sawit sangat berpengaruh karena harga yang murah dan aktivitas perkebunan yang minim. Dan hal ini yang menjadi faktor pemasukan uang yang minim," terangnya.

Fayzar juga mendapatkan cerita dari Alfian asal Merlung. Saat ini, Alfian hanya mengharapkan dari kiriman orangtuanya termasuk untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kemarin juga atas nama Alfian dari Merlung pernah cerita kalau jadi pabrik sawit ditutup bisa putus kiriman. Sejauh ini dia katanya selalu menyisihkan kiriman tiap bulanannya khawatir untuk ke depannya," ungkapnya.

Ia bilang masih ada sejumlah rekannya, tapi ia belum tahu kondisi terkini.

“Setahu saya ada satu orang dari tanjab memang sangat membutuhkan. Tapi karena solidaritas sesama kawan tinggi jadi saling menutupi," tambahnya.

Terkait bantuan dari pemerintah, ia menuturkan jika mereka tidak mendapatkan bantuan. Mereka mensiasati dengan membuat jadwal piket untuk memasak.

Halaman
123
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved