Virus Corona

Mulai Hari ini 1 Mei 2020, Sebagian Wilayah di Kabupaten Merangin Ini tidak Melaksanakan Salat Jumat

Mulai hari ini, Jumat (01/05/2020) sejumlah masjid dibeberapa wilayah di Kabupaten Merangin, tidak mengadakan Salat Jumat.

Mulai Hari ini 1 Mei 2020, Sebagian Wilayah di Kabupaten Merangin Ini tidak Melaksanakan Salat Jumat
Tribunjambi.com/Muzakkir
Ketua MUI Merangin Joni Musa

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Mulai hari ini, Jumat (01/05/2020) sejumlah masjid dibeberapa wilayah di Kabupaten Merangin, tidak mengadakan Salat Jumat.

Hal itu sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin.

Ketua MUI Kabupaten Merangin, Joni Musa menyebut, jika keputusan itu berlaku bukan untuk semua wilayah di Kabupaten Merangin, namun untuk wilayah yang terpapar virus corona.

Saat ini, kasus virus corona di Provinsi Jambi sebagian besar berasal dari Kabupaten Merangin dengan jumlah pasien 10 orang.

BREAKING NEWS Semua PDP dan Pasien Positif Corona di Kabupaten Merangin Tanpa Gejala

Kabar Gembira, BPJS Kesehatan Tak Jadi Naik, Bagaimana dengan Kelebihan Bulan Lalu? Begini Mekanisme

Untuk tidak meluasnya kasus tersebut, maka MUI Merangin mengambil langkah cepat untuk melarang warga Merangin melakukan sejumlah kegiatan yang mengumpulkan orang banyak di masjid.

"Ini berlaku bagi seluruh masjid di Kota Bangko, masjid di pinggir jalan lintas, di sekitar pasar dan masjid-masjid yang di desanya sudah terpapar virus corona," jelas Joni.

Masyarakat yang tidak melaksanakan Salat Jumat bisa menggantinya dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

Selain tidak melakukan Salat Jumat, di daerah yang disebutkan di atas juga tidak boleh melakukan kegiatan salat berjemaah lima waktu di masjid.

Sementara untuk desa atau wilayah yang belum terpapar kasus virus corona atau tidak di pinggir jalan lintas, masyarakat boleh melakukan Salat Jumat.

Namun dengan catatan semua jamaah yang mengikuti Salat Jumat itu merupakan jamaah tetap dan tidak bercampur dengan jamaah luar.

Selain itu, masjid juga harus sterilisasi sesuai dengan prosedur dan standar pencegahan Covid-19.

"Bagi masjid yang tidak melaksanakan sholat Jumat, petugas masjid tetap mengumandangkan adzan. Ini berlaku hingga status tanggap darurat Covid-19 dicabut," bilang Joni. (Tribunjambi.com/Muzakkir)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved