Pengawasan Corona Diperketat

Tak Memiliki Identitas Merangin, Tujuh Mobil Arah Masurai Terpaksa Putar Balik

Menurut Saleh, mobil-mobil tersebut membawa penumpang dari arah Sumatera Selatan dan Bengkulu. Mereka masuk ke wilayah Merangin dengan tujuan Sungai T

ist
Beberapa pemilik kendaraan dari luar Merangin diperiksa petugas di posko perbatasan kecamatan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Posko di beberapa perbatasan Kabupaten Merangin dinilai tak berfungsi. Kendaraan lalu lalang masuk dan keluar wilayah.

Saat ini, yang efektif malah posko antar kecamatan. Hal itu bisa dibuktikan dengan banyaknya kendaraan yang putar arah ketika melintasi di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Masurai, Jangkat dan beberapa kecamatan lainnya.

Tadi malam (28/4/2020), puluhan orang yang dibawa oleh tujuh mobil pribadi terpaksa balik kanan karena disetop oleh petugas di posko Kecamatan Masurai.

Seperti yang diungkapkan oleh M Saleh Kades Talang Paruh Kecamatan Lembah Masurai yang ikut berjaga di posko Kecamatan bersama TNI, Polri.

Seperti Apa Sebenarnya Hubungan antara Najwa Shihab dan Ariel NOAH? Banyak yang Penasaran karena Ini

VIDEO Heboh Beredar Gambar Kim Jong Un Terbaring dalam Peti Mati Benarkah Sang Diktaktor Meninggal?

Zakat Fitrah di Kabupaten Bungo Telah Ditetapkan, Berikut Besarannya

Menurut Saleh, mobil-mobil tersebut membawa penumpang dari arah Sumatera Selatan dan Bengkulu. Mereka masuk ke wilayah Merangin dengan tujuan Sungai Tebal dan beberapa wilayah lainnya.

Untuk diketahui, di Sungai tebal hingga ke Jangkat, sangat banyak warga pendatang yang masuk ke wilayah tersebut. Mereka melakukan perambahan hutan untuk dijadikan perkebunan atau dijual kembali kepada orang lain.

Saleh menyebut, jika pihaknya akan serius melakukan pemantauan, mereka akan memeriksa seluruh warga yang melintas di wilayah berdirinya posko.

Jika pengendara tidak memiliki identitas atau tidak memiliki KTP Merangin, maka pengendara tersebut dilarang masuk.

"Ada tujuh mobil yang putar balik. Plat mobilnya BG (Sumatera Selatan,red) dan BD (Bengkulu,red)," kata Saleh, Rabu (29/4/2020).

Katanya, pihaknya akan selalu berjaga dan memantau di posko. Hal itu untuk memutus mata rantai Covid-19 yang tengah mewabah saat ini. (Muzakkir)

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved