puasa
Beragam Manfaat Puasa, Benarkan Dapat Turunkan Berat Badan?
Membatasi asupan makanan dengan tidak makan dan minum pada waktu tertentu, bisa menjadi teknik penurunan berat badan yang efektif.
TRIBUNJAMBI.COM - Puasa disebut-sebut memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, selain untuk memenuhi kewajiban. Salah satu manfaatnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Bahkan, muncul berbagai isu bahwa puasa mampu menurunkan berat badan. Benarkah?
Kinerja tubuh saat puasa
• Cerita Warga Indonesia, Jadwal Puasa di Negara Ini Capai 19 Jam, Sholat Subuh Pukul 2 Dinihari,
• Makanan & Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Puasa, Kandungan Gizi hingga Tips Puasa Sehat
Melansir Science Focus, makanan menyediakan bahan bakar berupa glukosa bagi sel-sel tubuh manusia.
Tubuh manusia melepaskan sejumlah glukosa ke dalam darah dan menyimpan sisanya seabgai glikogen yang dilepas sesuai kebutuhan.
Setelah sekitar 12 jam tanpa makanan, persediaan tersebut akan habis, dan tubuh akan membakar cadangan lemak.
Membakar lemak daripada glukosa menghasilkan zat yang disebut keton.
Kadar tinggi keton dapat menekan rasa lapar.
Ini menjelaskan mengapa orang puasa kurang merasa lapar setelah beberapa hari puasa.
puasa vs berat badan
Apakah puasa merupakan cara efektif menurunkan berat badan?
Puasa memaksa tubuh untuk mulai membakar lemak.
Jadi pada tingkat dasar, membatasi asupan makanan dengan tidak makan dan minum pada waktu tertentu, bisa menjadi teknik penurunan berat badan yang efektif.
Para ilmuwan berbeda pendapat mengenai pendekatan mana yang memberi manfaat paling sehat bagi para pelaku diet.
Misal, puasa intermiten menyarankan dua hari berturut-turut, rendah karbohidrat, 500-800 kalori untuk menurunkan berat badan dengan aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18122018_berat-badan.jpg)