Virus Corona di Jambi
VIDEO Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pemkab Bungo Terapkan Physical Distancing
Pemerintah Kabupaten Bungo terapkan Physical Distancing pada tiga daerah untuk menekan penyebaran Covid-19.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo terapkan Physical Distancing pada tiga daerah untuk menekan penyebaran Covid-19. Setiap pengendara yang melintas tiga lokasi diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Ketiga kawasan tersebut disampaikan AKBP Trisaksono Puspo Aji, selaku Kapolres Bungo yaitu Jalan Muhammad Yamin, Jalan Sultan Taha, dan Jalan Prof Sri Soedewi, Muara Bungo.
Kapolres menyebutkan, di lokasi tersebut akan dijaga oleh petugas dengan tujuan agar kewajiban di kawasan Physical Distancing agar wajib pakai masker, jaga jarak baik di kantor, rumah makan dapat diterapkan.
• Pemkab Bungo Butuh Rp 179 Miliar untuk Tangani Pandemi Corona
• WASPADA! Meski Jarang Keluar Rumah Tapi Virus Corona Bisa Datang Melalui 3 Hal Ini!
• Dua Hari Lakukan Rapid Test, Didapati 14 Warga Merangin Positif, Berkemungkinan Bisa Bertambah
"Senantiasa menjaga personel (jumlah penumpang) dalam kendaraan, contohnya mobil biasanya isinya lima, sekarang cuman tiga," ujarnya.
Terkait pelanggar, Kapolres menyebutkan pihaknya saat ini fokus melakukan sosialisasi penerapan kawasan Physical Distancing tersebut. Namun meski demikian, dia mengungkapkan akan membubarkan kerumunan.
Wakil Bupati Bungo, Safruddin Dwi Apriyanto menyampaikan penerapan kawasan Physical Distancing itu guna penekanan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bungo.
"Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, kita ingin masyarakat menerapkan untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19," katanya.
Dia pun menyaksikan masih banyak masyarakat yang berkerumun di Pasar, bahkan tak sedikit warga yang tidak memakai masker.
Kembali Apri, sapaan akrab wakil bupati itu untuk menghindari kerumunan dan harus memakai masker saat berada di luar rumah, dan menjaga jarak.
"Physical Distancing ini kita laksanakan penuh untuk mencegah potensi penyebaran virus corona," tandasnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)