Breaking News:

ASN, TNI, dan Polri di Kabupaten Merangin Wajib Sumbangkan 20 Masker

Pemerintah Kabupaten Merangin serius melakukan penanganan pandemi Covid-19.

ist
Ilustrasi menjahit masker kain 

Untuk poin ketujuh, bupati minta Dinas Kesehatan Merangin melengkapi kebutuhan termometer di setiap titik-titik penting dan kantor-kantor pelayanan, mengingat ketersediaan termometer sekarang ini sangat sedikit sekali.

Sedangkan pada poin kedelapan, harus segera dibentuk Satgas Gugus Tugas percepatan penanggulangan corona tingkat desa. Tugasnya mengawasi setiap orang masuk ke desa dan wajib melakukan isolasi mandiri bagi warga dari zona merah.

Untuk poin kesembilan, segera didirikan Posko Jaga Corona di Kecamatan Lembah Masurai, guna mengawasi orang-orang yang masuk ke Kabupaten Merangin dari wilayah selatan.

Bagi orang yang dicurigasi terjangkit corona, segera langsung dibawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Poin ke-10, warga yang terkena dampak sosial akibat corona, segera mendapat bantuan beras.

Pada poin ke-12 putusan Rakor Akbar corona itu, setiap malamnya ada mobil keliling, menginformasikan kepada masyarakat luas yang masih berada di jalan-jalan dan warung lebih dari pukul 21.00 Wib, untuk segara pulang ke rumah.

Perlu dipahami poin ke-13, setiap anggota Satgas Gugus Tugas percepatan penanggulangan corona Kabupaten Merangin, dapat mengajukan anggaran dari dampak akibat corona tersebut.

Sementara itu poin ke-14, semua masyarakat Kabupaten Merangin diminta harus memahami situasi dan kondisi sekarang ini, mewabahnya virus mematikan Covid-19 atau corona.

Terakhir putusan Rakor Akbar yang juga dihadiri Ketua MUI Merangin Dr H Jhoni Musa dan Kepala Kantor urusan Agama Kabupaten Merangin H Marwan Hasan itu, masyarakat diminta untuk banyak berjemur di bawah terik matahari pagi. (zak)

Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved