Viral Video Keluarga PDP Covid-19 Mengamuk Minta Jenazah Dikebumikan Sendiri
Meskipun korban keganasan Covid-19 terus bertambah namun hal itu tampaknya tidak juga membuat seluruh masyarakat
TRIBUNJAMBI.COM- Meskipun korban keganasan Covid-19 terus bertambah namun hal itu tampaknya tidak juga membuat seluruh masyarakat Indonesia menjadi benar-benar tahu dan waspada akan bahaya penularan Virus Corona Baru asal Wuhan ini.
Setidaknya hal ini terlihat dari masih adanya masyarakat yang menolak jenazah PDP dimakamkan sesuai protap pasien Covid-19.
• Anak-anak Panti Asuhan di Muarojambi akan Diperiksa Petugas Medis
• Badan Intelijen Negara Bocorkan Puncak COVID-19 di Indonesia, Akhir Juni Bisa Capai 105.765 Kasus
• Wajar Jika Al Ghazali Kebelet Nikah dengan Alyssa Daguise, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Hal ini jelas tampak dari sebuah video yang memperlihatkan beberapa orang yang mengamuk di depan sebuah rumah sakit di Makassar, di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, puluhan warga meminta jenazah keluarganya yang berstatus PDP Covid-19 untuk dimandikan dan dimakamkan sendiri.
Namun, niat tersebut gagal usai aparat gabungan TNI dan Polri berjaga di depan pintu masuk rumah sakit.
• Mulai Besok, Senin (6/4/2020) Satu Daerah Ini Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Karena Pandemi COVID-19
• Download Lagu MP3 Nella Kharisma Full Album Kompilasi 2020, Ada Video Dangdut Koplo Terlengkap
• Tim Medis China Geram Lihat Ngeyelnya Warga Italia, Jadi Sebab COVID-19 Membludak di Negara Itu
Saling dorong pun sempat terjadi. Bahkan, sebagian keluarga pasien tersebut nekat menerobos lewat pintu masuk ruang UGD rumah sakit.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, memang ada keluarga pasien yang masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona yang mengamuk dan nekat mengambil jenazah keluarganya.
• Hoax Atau Fakta, Cuaca Panas Bisa Mematikan Virus Corona? Ini Hasil Kajian Para Pakar
• Penuh Haru, Keluarga Sambut Napi di Lapas Klas IIB Muara Bungo yang Mendapatkan Asimilasi
• Pasien Positif COVID-19 di Usia Muda Lebih Diutamakan Dokter Spanyol dan Italia Untuk Diselamatkan
• Gagal Login Token Listrik Gratis di WWW.PLN.CO.ID? Coba 4 Cara Ampuh Ini
Namun, aparat gabungan TNI-Polri menggagalkan hal tersebut dan amukan warga berhasil diredam.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, Sabtu (4/4/2020).
Pasien, kata Yudhiawan, sudah dikebumikan di pekuburan umum untuk pasien Covid-19 di Kelurahan Macanda, Kabupaten Gowa.
"Itu tidak ada masalah. Sudah diamankan oleh Polda dan kami back up. Kini, sudah aman dan sudah dibawa dan dimakamkan di Gowa," kata Yudhiawan, melalui telepon, Sabtu sore.
Sementara itu, Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, pasien yang meninggal dunia tersebut merupakan warga Jalan Rajawali, Kecamatan Ujungpandang, Makassar.
Dia mengatakan, keluarga sudah menerima kematian pasien PDP Covid-19 setelah rumahnya didatangi oleh pemerintah setempat serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
"Setelah kami konfirmasi ke keluarganya, ternyata di pihak keluarganya sudah paham dan tidak ada masalah. Memang tadi itu ada pemahaman yang kurang," kata Iqbal.