Sakit Hati Sering Diajak Berkelahi, Pelayan Rumah Makan Ini Bacok Rekannya Sendiri hingga Tewas
Korban dan pelaku bekerja di tempat yang sama, yaitu di salah satu rumah makan di Kota Bukittinggi.
Namun korban terjatuh.
Saat itulah dimanfaatkan pelaku.
• Ini Dia Leasing Kendaraan yang Liburkan Cicilan Kredit, Begini Cara Ajukan Online dan Syarat-syarat
• Di Tengah Wabah Corona, Aktivitas Pabrik Kelapa Sawit di Provinsi Jambi Masih Normal
"Pelaku mengarahkannya ke korban sebanyak dua kali ke bagian tangan korban, dan sempat ditangkis. Namun, korban terjatuh, dan pelaku menyerang bagian belakang kepala korban sebanyak dua kali dengan parang," katanya.
Akibat peristiwa itu korban tewas.
Sementara pelaku langsung membuang parang di sekitar lokasi dan langsung pergi.
Kejadian itu pun kemudian diketahui oleh pemilik rumah makan dan langsung melaporkannya ke Polres Bukittinggi.
"Mendapat Informasi tersebut Tim Cobra Polres Bukittinggi bergerak cepat untuk menangkap pelaku pada hari Selasa (31/03/2020) sekitar pukul 05.30 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi.
Kasat menjelaskan, pelaku diamankan di depan SMP 1 Simpang Gadut Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumbar.
Pelaku diduga hendak melarikan diri ke daerah Sumatera Utara.
Namun, sebelum berhasil melarikan diri, pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polres Bukittinggi.
"Jadi motif pelaku karena merasa sakit hati dan kesal sering diingatkan. Pasal yang diterapkan yaitu Pasala 338 KUHP jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup," tutupnya.(*)
SUMBER: Tribun Padang
• Tagar #angkat1saudara Pemuda Katolik Kumpulkan Bantuan untuk Korban Covid-19
• Tim Gugus Tugas Covid-19 Sarolangun Pesan Ribuan Rapid Test