Virus Corona
Nekat Mudik saat Negaranya Terapkan Lockdown, Emak-emak Ini Jalan Kaki Malaysia-Singapura Demi Suami
Nekat Mudik saat Negaranya Terapkan Lockdown, Emak-emak Ini Jalan Kaki Malaysia-Singapura Demi Suami
Nekat Mudik saat Negaranya Terapkan Lockdown, Emak-emak Ini Jalan Kaki Malaysia-Singapura Demi Suami
TRIBUNJAMBI.COM - Gegera wabah virus corona menyerang, beberapa negara di Asia dan Eropa mengambil kebijakan lockdown.
Hal itu dilakukan demi memutus rantai penyebaran covid-19.
Satu negara di Asia Tenggara yang melakukan hal itu adalah Malaysia.
Diketahui Malaysia memang sudah melaksanakan lockdown di negaranya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Tentu saja ini berarti menghentikan semua transportasi umum yang ada.
Kebijakan tersebut ternyata harus jadi pil pahit bagi wanita yang satu ini.
• BNN Jambi Musnahkan 8 Kg Sabu dan Ribun Ekstasi dari Pengedar Jaringan Malaysia
• Pulang Bulan Madu dari Malaysia dengan Istri, Pengantin Pria di Aceh Dinyatakan Positif Corona
• Cegah Penyebaran Corona, 3 TKI Asal Malaysia Kembali Diperiksa Kesehatannya di Terminal Alam Barajo
Baru-baru ini, pengguna media sosial tengah membicarakan postingan akun Facebook Herman Sudil terkait ibunya yang berjalan kaki untuk pulang dari Johor Bahru, Malaysia ke Singapura.
Dalam postingan yang dibagikan pada Rabu (29/3) kemarin, Herman bercerita bahwa semuanya bermula dari keputusan pemerintah Malaysia menerapkan sistem lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Dengan adanya aturan tersebut, transportasi umum masuk maupun keluar Malaysia pun nggak bisa beroperasi, di mana hal itu kemudian menyulitkan Ibu dari Herman untuk pulang kembali ke Singapura.
• Update Virus Corona Tiap Provinsi 3 April 2020 Pukul 16.00 WIB, Begini Kondisi Jambi
• Sakit Hati Sering Diajak Berkelahi, Pelayan Rumah Makan Ini Bacok Rekannya Sendiri hingga Tewas
• Kondisi Pasien Positif Corona di RSUD Raden Mattaher Tunggu Hasil Uji Swab ke-2 Untuk Bisa Pulang

Hingga akhirnya, Ibu Herman ini memutuskan untuk pulang ke Singapura dengan berjalan kaki mengingat sang suami kini tengah dalam kondisi sakit.
Ditemani keponakannya yang masih berusia 20 tahun, Ibu Herman mulai berjalan dari Johor Bahru ke Singapura sambil membawa sebuah koper dan tas di tangan.
• Update Virus Corona 3 April 2020 pukul 16.00 WIB, Positif 1.986 Orang, Meninggal 134 Orang
• Di Tengah Wabah Corona, Aktivitas Pabrik Kelapa Sawit di Provinsi Jambi Masih Normal
• VIDEO: Viral Pria Pakai Kostum Rilakkuma di Tengah Pandemi Virus Corona
Sementara itu, Herman sendiri yang merasa khawatir selalu memantau kondisi sang ibu dan keponakan perempuannya dengan rutin melakukan video call.
Memulai perjalanan dari Johor Bahru jam 5 sore, Ibu Herman akhirnya tiba di Singapura 4,5 jam kemudian, atau tepatnya pukul setengah 10 malam waktu setempat.
Beruntung, petugas yang berjaga di perbatasan kemudian langsung menghampiri Ibu Herman dan memberi bantuan dengan membawa kursi roda.