BNN Jambi Musnahkan 8 Kg Sabu dan Ribun Ekstasi dari Pengedar Jaringan Malaysia

BNNP Jambi, pada Selasa (31/3) melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti 8 kg sabu dan ribuan pil ekstasi.

Tribunjambi/Aryo
BNN Provinsi Jambi musnahkan 8 kg sabu dan 1.300 pil ekstasi dari hasil penangkapan empat tersangka pengedar narkoba diduga jaringan dari Malaysia. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, pada Selasa (31/3) melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti narkotika di halaman Kantor BNNP Jambi.

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan yaitu narkotika jenis sabu yang disita dari empat orang tersangka, dengan berat mencapai 8, 049, 395 gram.

Kemudian, barang bukti narkotika jenis tablet ekstasi yang disita dari satu orang pelaku dengan jumlah 1.396 butir atau seberat 459,774 gram.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BNNP Jambi, Kombes Pol Dwi Irianto. Dia mengatakan, barang bukti tersebut disita dari empat orang tersangka, yang saat ini sedang menunggu proses persidangan.

NA Pemilik Sabu dan Ekstasi yang Ditangkap BNN Dikabarkan Anggota Satpol PP Jambi

Terbentur Kewenangan Pusat, Pemkab Tanjab Timur Batal Lakukan Karantina Lokal

VIDEO Presiden Jokowi Rencanakan Darurat Sipil untuk Hadapi Covid-19

"Jadi, total barang bukti Narkotika yang kita musnahkan ini lebih dari 8 kg. Dan terdiri dari narkotika jenis sabu-sabu dan puluhan ribu butir pill ekstasi," kata Dwi, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, Dwi mengatakan, diduga keempat tersanga yang telah diamankan merupakan jaringan antar negara, yaitu Malaysia.

"Diduga, jaringan ini merupakan jaringan dari Malaysia, dan Kita masih terus kordinasi dengan tim yang berkaitan, terutama Polda Jambi untuk penangkapan jaringan yang lebih besar lagi.

Adapun dasar dalam penangkapan keempat tersangka, lanjut Dwi, yakni, Pasal 45 ayat (4) UU. RI No 8 Tahun 1981 tentang KUHAP dan Pasal 91 dan Pasal 92 UU. RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved