Breaking News:

Virus Corona

VIDEO Sri Mulyani Incar Pajak untuk Zoom dan Netflix karena Banyak Diakses Selama WFH

Pemerintah di dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2020 akan memungut pajak digital dari perusahaan-perusahaan yang melakukan transaksi elektronik, seperti...

Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNNEWS.COM - Selama pandemi virus corona atau Covid-19 ini, para pekerja, pelajar, dan mahasiswa diimbau untuk berkegiatan di rumah.

Para pekerja yang melakukan work from home (WFH), banyak yang menggunakan aplikasi Zoom untuk melakukan pertemuan secara online.

Atau bahkan para pelajar yang diliburkan untuk belajar di rumah, juga menggunakan aplikasi Zoom untuk melakukan pertemuan dengan guru atau bahkan dosen mereka.

Pemerintah di dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2020 akan memungut pajak digital dari perusahaan-perusahaan yang melakukan transaksi elektronik, seperti Netflix dan Zoom.

Perkembangan Virus Covid-19 di Tanjung Jabung Timur, Data OTG 199 Orang

Cegah Corona, Wilayah Perbatasan Sarolangun Diperketat, Setiap Pengendara Dicek Kesehatannya

Anies Surati Kemenkes Minta Tetapkan PSBB, Sebut Kondisi Jakarta Sudah Mengkhawatian akibat Covid-19

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pun memaparkan, keputusan untuk memungut pajak transaksi elektronik dilakukan lantaran virus corona meningkatkan pergerakan transaksi elektronik.

Sebab, banyak orang yang melakukan kegiatan di rumah dan tidak melakukan mobilitas fisik.

"Ini untuk menjaga basis pajak pemerintah. Untuk menjaga basis pajak pemerintah, terutama seperti hari ini menggunakan Zoom atau Netflix."

"Perusahaan-perusahaan tersebut tidak ada di Indonesia sehingga tidak mungkin dikenai pajak."

"Namun demikian, pergerakan ekonomi (karena perusahaan-perusahaan tersebut) sangat besar," ujar Bendahara Negara di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Memberi Dampak Ekonomi

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved