Dampak Corona di Jambi

Cegah Corona, Wilayah Perbatasan Sarolangun Diperketat, Setiap Pengendara Dicek Kesehatannya

Perketatan daerah perbatasan dilakukan petugas gabung Gugus Covid-19 Kabupaten Sarolangun. Perketatan itu dilakukan dengan cara pengecekan setiap...

Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/wahyu
Petugas sedang membuat posko di wilayah perbatasan Kabupaten Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Beberapa wilayah di perbatasan Kabupaten Sarolangun diperketat.

Perketatan daerah perbatasan dilakukan petugas gabung Gugus Covid-19 Kabupaten Sarolangun. Perketatan itu dilakukan dengan cara pengecekan setiap kendaraan yang melintas.

Berdasarkan rapat gugus tugas percepatan penanganan virus corona di Sarolangun, pembuatan posko akan diperlakukan.

Setiap posko akan diisi petugas yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Puskesmas setempat, TNI/Polri serta dinas terkait.

Anies Surati Kemenkes Minta Tetapkan PSBB, Sebut Kondisi Jakarta Sudah Mengkhawatian akibat Covid-19

VIDEO Dana CSR di Muara Bungo Dialihkan Untuk Penanganan Covid-19, Ini Kata Mashuri

Dana Penanganan Covid-19 di Sarolangun Terus Bertambah, Sekarang Jadi Rp 6,6 Miliar

“Posko ini yang akan kita fungsikan untuk mengecek masyarakat yang baru masuk, untuk dilakukan karantina,” kata Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri, Kamis (2/4/2020).

Pada pemeriksaan itu, jika ada masyarakat yang dicurigai telah terinfeksi virus corona, maka tim posko penanganan wabah tersebut yang ada di kecamatan akan melakukan pengecekan.
Namun jika memang kondisinya semakin parah, maka akan direkomendasikan untuk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sarolangun.

“Kalau ternyata ada yang dicurigai setelah suhunya dicek, apakah ada mengarah gejala virus corona ini, baru diberikan rekomendasi dari posko untuk dirawat di rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, Yem Aswadi, Kabid Kedaruratam BPBD Sarolangun mengatkaan ada beberapa titik yang akan menjadi fokus pemeriksaan.

"Ya ada tiga titik, Kecamatan Singkut, Bathin VIII, dan Mandiangin,"katanya. Kamis (2/4)

Pada titik tersebut akan dijaga oleh petugas Gugus Covid-19 gabungan. Terdiri dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait.

Adapun mekanisme penjagaan dalam pemeriksaa di perbatasan ini akan menyasar pada orang yang masuk ke dalam Sarolangun. Dengan cara memeriksa suhu badan, dan sterilisasi kendaraan.

Sistem 24 jam akan diberlakukan oleh pihaknya dan akan berlangsung secepatnya.

"Ya informasi awal akan berlangsung besok Senin, tapi ini bisa saja dipercepat sesuai arahan," katanya.

(Tribunjambi.com/ Wahyu)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved