Breaking News:

Virus Corona

Sesalkan Adanya Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, MUI: Terima dan Hormati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat dapat menghormati dan menerima pemakaman jenazah pasien

Editor: Fifi Suryani
Instagram via Gridstar
Sang anak bagikan momen memilukan pemakaman ibunya yang merupakan korban virus Corona. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Masyarakat diminta dapat menghormati dan menerima pemakaman jenazah pasien yang terjangkit virus corona disease 2019 (Covid-19).

Imbauan itu disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas.

Anwar berharap tak ada lagi penolakan pemakaman jenazah oleh masyarakat.

"Kita harus bisa menerima dan menghormati serta menyelenggarakan pemakamannya dan jangan lagi ada penolakan-penolakan," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2020).

Di sisi lain, Anwar memahami ketakutan yang dirasakan masyarakat.

Masyarakat Tidak Dilarang untuk Mudik, dengan Catatan. . .

Pasalnya, virus corona yang tengah mewabah sangat berbahaya dan mudah menular.

Namun demikian, Anwar mengatakan, masyarakat tak perlu merasa takut berlebihan.

"Adanya penolakan dari sebagian anggota masyarakat terhadap penguburan jenazah orang yang terpapar corona di tempat mereka tentu jelas sangat memprihatinkan dan kita sesalkan," tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, penolakan pemakaman jenazah pasien corona masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Presiden Jokowi Minta Tito Karnavian Tegur Pemda yang Bloklir Jalan, Terbtata Ini Alasannya

Di Tasikmalaya, Jawa Barat, jenazah positif corona terpaksa harus tertahan di mobil ambulans selama berjam-jam lantaran pemakamannya ditolak warga.

Di Sumedang, jenazah seorang profesor yang meninggal dunia setelah terjangkit virus corona juga mengalami hal serupa.

Jenazah ditolak di beberapa tempat pemakaman sehingga petugas kesulitan menguburkan almarhum.

VIDEO Menkumham Usul Napi Korupsi di Atas 60 Tahun Dibebaskan, Covid-19 Jadi Alasan

Penolakan jenazah juga terjadi di Lampung, bahkan di dua TPU yang berbeda.

Hal yang sama juga terjadi di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: MUI: Jangan Lagi Ada Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved