Virus Corona Jambi
Wisudawati Terbaik IAI Tebo dan Keluarga Isolasi Diri Setelah Bersalaman dengan Pejabat Tebo
Sejumlah warga Kabupaten Tebo dilanda keresahan luar biasa, setelah satu orang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi
Penulis: tribunjambi | Editor: Suang Sitanggang
Wisudawati Terbaik Institut Agama Islam Tebo dan Keluarga Isolasi Diri Setelah Bersalaman dengan Pejabat Tebo
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah warga Kabupaten Tebo dilanda keresahan luar biasa, setelah satu orang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi.
Keresahan ini bukan tanpa alasan. Mereka khawatir orang yang terinfeksi covid-19 itu adalah pejabat publik yang baru saja ditemui di sebuah acara.
Masyarakat tidak menyalahkan adanya orang yang terinfeksi. Mereka meminta agar catatan riwayat perjalanan yang positif covid-19 dibuka ke publik. Tujuannya agar yang merasa bersentuhan selama ini dengannya bisa mengambil keputusan, semisal isolasi diri.
Keresahan ini salah satunya disampaikan oleh Meri Rusman Juli. Ia merupakan wisudawati terbaik pada saat wisuda Institut Agama Islam (IAI) Tebo.
Pada saat itu Meri Rusman Juli bersama orangtuanya, yang sempat berjabat tangan seorang pejabat publik di acara itu, yang kini santer disebut-sebut sebagai orang yang postitif terinfeksi virus corona. Mereka bersalaman dengan pejabat itu saat penyerahan penghargaan di acara Wisuda XVII tersebut.
Meri sangat bangga pada saat itu. Tapi kini muncul kekhawatiran pada dirinya dan juga orangtuanya, bertanya-tanya dalam hati, apakah orang yang mereka salami itu yang positiv covid-19.
Saat ini kondisi Meri baik-baik saja. Ia tidak merasakan gejala umum terinfeksi covid-19 padanya, seperti demam, sesak nafas, batuk, dan yang lainnya. Begitu juga dengan orangtuanya.
Namun ia akhirnya melakukan pencegahan dan mengisolasi diri bersama dengan orangtuanya. Ia menyebut ini keputusan terbaik yang saat ini bisa dilakukan.
Tidak ada instruksi dari pihak manaupun secara langsung kepada mereka agar isolasi diri. Justru isolasi diri ini adalah inisiatif mereka sendiri, bukan karena diminta oleh pemerintah setempat maupun pihak terkait.
Bila memang pasien yang positif covid-19 itu adalah pejabat yang mereka salami, keputusan yang diambil bisa berbeda lagi.
Sementara salah seorang civitas akademika di IAI Tebo juga menceritakan bahwa saat acara wisuda itu ia juga dekat dengan pejabat tersebut. Bahkan saat itu beberapa orang petinggi IAI Tebo hadir.
Di ruangan pada saat saat wisuda digelar Sabtu (14/03/2020) ada lebih dari 100 orang di ruangan itu. Beberapa hari setelahnya pejabat itu demam dan dibawa ke rumah sakit, hingga dirujuk ke Jambi.
Kabar pejabat Tebo yang positif Covid-19 ini telah heboh di Tebo sejak Senin (23/3) pagi. Informasi disebarkan di banyak media sosial. Pada sore harinya, pemerintah pusat mengeluarkan data adanya warga di Provinsi Jambi positif Covid-19.
Respon masyarakat pun langsung ramai.