VIDEO: Mengejutkan! Belum Usai Wabah Virus Corona di China, Kini Muncul Lagi Wabah Hantavirus
Hantavirus memiliki masa inkubasi yang kecil dan gejalanya hampir mirip dengan coronavirus yang berkembang lebih dari 1 hingga 8 minggu.
VIDEO: Mengejutkan! Belum Usai Wabah Virus Corona di China, Kini Muncul Lagi Wabah Hantavirus
TRIBUNJAMBI.COM - Dilaporkan, Hantavirus menewaskan seorang pria asal Yunnan, China.
Mengutip artikel The Siasat Daily, Hantavirus muncul di Yunnan, China di tengah pandemi pembunuh Coronavirus Disease yang menciptakan ketakutan dunia.
Begitu juga halnya laporan Global Times China, seorang pria dari Provinsi Yunnan meninggal tak lama setelah dinyatakan positif Hantavirus.
Setelah kematiannya yang tidak dapat dijelaskan, Hantavirus membuat komunitas global panik dan menjadi tren di media sosial.
Menurut Centre for Disease and Prevention (CDC), tidak seperti Coronavirus Disease yang menyebar di udara, Hantavirus disebabkan oleh tikus.
“Infestasi hewan pengerat di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi risiko utama paparan Hantavirus"
"Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus, ”kata Global Times.
• Daftar 17 Negara yang Sudah Berlakukan Lockdown, Demi Cegah Penyebaran Virus Corona
• Sebelum Meninggal, Sekwan Sempat Ngantor Dua Hari, Lalu Datangi RSUD Abdul Manap
• Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara: Pencegahan Virus Covid-19 Mudah dan Tidak Mahal
Ini tidak ditularkan dari manusia ke manusia, tetapi lebih dari tikus yang membawa virus dengan manusia.
Diketahui, Hantavirus Dunia Baru dapat menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).
Sementara Hantavirus Dunia Lama dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).
Hantavirus memiliki masa inkubasi yang kecil dan gejalanya hampir mirip dengan Coronavirus Disease yang berkembang lebih dari 1 hingga 8 minggu.
Gejala awal untuk Hantavirus Pulmonary Syndrome termasuk demam, sakit kepala, sakit otot terutama di paha, pinggul, punggung.
Orang yang terinfeksi Hantavirus juga dapat mengalami pusing, kedinginan, mual, muntah, diare.
Orang tersebut mengalami batuk dan sesak napas jika terjadi gejala lanjut yang bisa berakibat fatal pada beberapa kasus.