Virus Corona
Tertibkan Warga yang Bandel Saat Lockdown, Malaysia Siagakan Tentara
Malaysia menetapkan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona
TRIBUNJAMBI.COM - Malaysia menetapkan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona
Guna menghadapi masyarakat yang belum mematuhi kebijakan Malaysia lockdown, pemerintah setempat akan menurunkan Tentara.
Tentara Malaysia akan membantu polisi dalam patroli selama masa penguncian atau lockdown, sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona.
• VIDEO: Aksi Sepasangan Sejoli Curi Sepeda Motor Terekam CCTV di Mini Market di Kawasan Mayang Jambi
• Kronologi Remaja 14 Tahun di Muaraenim Dipaksa Hubungan Badan di Kebun Duku, Ini Pelakunya?
Polisi pada awalnya ditugaskan untuk menegakkan pembatasan.
Tetapi, Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaakob menyatakan, Tentara akan didatangkan mulai hari Minggu.
"Kami yakin bahwa dengan bantuan Tentara, penegakan yang lebih keras dapat dilakukan," ujar Ismail dalam konferensi pers.
• Ciri-ciri dan Gejala Asam Urat yang Wajib Kamu Tahu!
• VIDEO: Satresnarkoba Polresta Jambi Ungkap 20 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Siginjai 2020
"Masih banyak yang tidak peduli dengan perintah dari pemerintah."
Pembeli membeli produk segar di pasar pada hari ketiga lockdown sebagian di Malaysia di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona COVID-19 di Penang pada 20 Maret 2020.
Diberitakan sebelumnya, pada Senin lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa mulai 18-31 Maret, warga Malaysia tidak akan diizinkan meninggalkan negara, dan hanya orang asing yang bekerja di "layanan penting" yang bisa masuk.
• Berawal Dari Kenalan di Media Sosial, Remaja 16 Tahun di Tanjungpinang Diperkosa 3 Pemuda
• Alasan Romelu Lukaku Hengkang dari MU ke Inter Milan, Sempat Hampir Gabung Juventus
Sebagian besar bisnis telah tutup, kecuali untuk toko kelontong dan apotek.
Pemerintah memperingatkan orang-orang untuk tidak pergi ke luar rumah, kecuali membeli barang-barang penting.
Namun, kepala polisi mengeluh selama minggu itu bahwa masyarakat tetap bepergian.
Meskipun, Muhyiddin mendesak untuk "tetap tinggal di dalam rumah."
Masih diberitakan Daily Sabah, jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di Malaysia mencapai 900 orang pada hari Kamis, tertinggi keempat di Asia.
Jumlahnya meningkat lima kali lipat selama sepekan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/malaysia-melakukan-lockdown-demi-memerangi-virus-corona-covid-19.jpg)