Virus Corona

Anies Baswedan Ungkap 25 Petugas Medis di DKI Jakarta Terpapar Virus Corona, 1 Orang Meninggal

Tak dipungkiri petugas medis paling rentan terhadap paparan virus corona, sebab jadi bagian terdepan penyembuhan pasien.

Editor: Heri Prihartono
Warta Kota
Anies Baswedan 

TRIBUNJAMBI.COM - Tak dipungkiri petugas medis paling rentan terhadap paparan virus corona, sebab jadi bagian terdepan penyembuhan pasien.

Terbaru Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi adanya 25 petugas medisnya yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) akibat menangani pasien.

Bahkan, satu di antaranya meninggal dunia dan telah dimakamkan.

Ingat Artis Christy Jusung? Bercerai dari Hengky Kurniawan & Diusir Suami Kedua yang Konglomerat

 

Menurut Anies, pekerjaan mereka sangat berisiko terhadap penularan penyakit karena berada di barisan paling depan menangani pasien.

Namun, Anies tidak menjelaskan lebih lanjut terkait 25 petugas kesehatan tersebut.

Ia hanya menyarankan, demi menekan potensi penularan virus Anies meminta kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah selama dua pekan atau sampai akhir Maret 2020.

Cancer & 4 Zodiak Ini Selalu Prioritaskan Hubungan Asmaranya, Kamu Termasuk?

Sikap masyarakat yang tetap berada di rumah justru dapat memotong rantai penularan virus, dibanding bagi orang sering beraktivitas di luar rumah.

“Perusahaan juga ambil tanggung jawab, bila kita ingin membantu saudara-saudara kita yang bekerja menyembuhkan, merawat, cara mengurangi beban mereka adalah dengan tinggal di rumah,” ujar Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies menyinggung viralnya beberapa foto dari tim dokter maupun perawat yang ada di media sosial.

Tertibkan Warga yang Bandel Saat Lockdown, Malaysia Siagakan Tentara

Mereka berfoto sambil menunjukkan pesan di sebuah kertas agar masyarakat membantu mereka dengan cara tetap di rumah untuk mengurangi wabah corona.

“Beredar itu foto-foto tim dokter, tim medis, yang fotonya mengatakan ‘Ijinkan kami berjuang di RS, bagian Anda adalah tinggal di rumah’. Ini adalah pesan yg sangat powerfull dari mereka, mari kita taati,” jelas Anies.

Subsidi untuk pekerja lepas

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Pemprov DKI Jakarta bakal memberikan subdisi kepada jutaan pekerja harian yang terkena dampak dari pembatasan interaksi (social distancing measure) akibat wabah virus corona (Covid-19).

Perusahaan yang mempekerjakan mereka diimbau untuk meliburkan sementara pegawai harian itu selama dua pekan demi menekan potensi penularan virus.

VIDEO: Satresnarkoba Polresta Jambi Ungkap 20 Kasus Narkoba Selama Operasi Antik Siginjai 2020

“Imbauan ini punya konsekuensi yang tidak sederhana karena sebagian dari masyarakat kita memiliki pekerjaan yang mengandalkan pada penghasilan harian dan itu tentu akan terdampak,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI pada Jumat (20/3/2020) malam.

 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved