Berita Nasional
Pengamat Intelijen Tegur Fadli Zon dan Rizal Ramli: Situasi Darurat Ini Seharusnya Evaluasi Diri
Pengamat Intelijen Tegur Fadli Zon dan Rizal Ramli: Situasi Darurat Ini Seharusnya Evaluasi Diri
Khusus mengenai kedatangan TKA asal Tiongkok di Kendari, menurut Suhendra, menunjukkan aparat intelijen setempat tidak peka memaknai dampak sosial politik yang terjadi dalam situasi negara yang sedang darurat menangani Covid-19.
"Tugas intelijen itu memberi masukan komprehensif disertai analisis dampak sosial politik dan aspek pertahanan keamanan kepada aparat negara dalam setiap pengambilan keputusan dan kebijakan," paparnya.
Lepas dari itu, Suhendra mengaku lega bahwa 49 orang TKA asal Tiongkok tersebut sudah menjalani karantina selama 14 hari sesuai protokol kesehatan yang berlaku.
Untuk itu Suhendra mengajak semua pihak untuk tidak lagi mempermasalahkan hal tersebut dan kembali fokus membantu pemerintah dalam menangani kondisi darurat Covid-19.
• Cegah Penyebaran Virus Corona, Rapat Paripurna DPRD Kerinci Ditunda
• Agnez Mo dan Raphael Maitimo Pacaran? Sudah Go Public, Jawab Komentar Netizen saat Live IG Berdua
• Begini Cara Komunitas Tekuluk Jambi Sosialisasikan Penutup Kepala Wanita Melayu
• Berapa Suhu Tubuh Normal Berdasarkan Usia Anak - Dewasa? Gejala Corona Suhunya 38 Derajat ke Atas
"Dalam kondisi darurat seperti ini saya mengajak semua tokoh bangsa untuk melakukan "statement distancing" yaitu menjaga memberikan pendapat pribadi yang bisa memperkeruh situasi.
Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita mempunyai soliditas dan solidaritas sosial yang tinggi dalam menghadapi situasi darurat penyebaran Covid-19," pungkas Suhendra.
Dalam kaitan ini, Rabu (18/3/2020), Suhendra juga mengkritik keras statemen mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo yang menggaungkan imbauan salat berjemaah di masjid
Menurut Suhendra sangat membahayakan keselamatan umat Islam dan berlawanan dengan upaya pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melakukan pembatasan interaksi sosial masyarakat.
Sambil bercanda, Suhendra mengaku membuka kantornya 24 jam untuk menampung dan berdiskusi bagi siapa pun yang "radikal" dalam memahami Corona agar tidak berbicara di luar yang hanya memantik keresahan masyarakat
Geger 49 TKA China di Kendari, Fadli Zon: Ini Jelas Skandal, Usut Siapa di Belakangnya
Sebelumnya, Politisi Partai Gerindra sekaligus Anggota DPR RI, Fadli Zon, meminta supaya masuknya 49 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok diusut tuntas.
Ia mempertanyakan, dalam situasi darurat corona seperti ini masih ada pihak-pihak yang membawa TKA asal China masuk ke Indonesia, sedangkan negara lain justru menghindari
Hal itu diungkapkan Fadli Zon melalui akun Twitternya, Selasa (17/3/2020)
"Harus diusut siapa dibelakangnya, apakah mungkin tanpa koneksi dan persyaratan 49 org dlm situasi darurat spt ini?," tulis Fadli Zon, dikutip Warta Kota dari akun Twitternya, Selasa (17/3/2020)
Fadli Zon menyebut masuknya puluhan TKA asal China itu sebagai sebuah “skandal”. Apalagi, tulisnya, kedatangan para TKA itu informasinya simpang-siur.
• Seorang Pengusaha di Lampung Tembak Kepala Sendiri Menggunakan Senjata Api
• 20 Hari Operasi, Polresta Jambi Berhasil Amankan 29 Pelaku Narkoba dan Ratusan Gram Sabu
• Bak Hotel Berbintang, Ini Penampakan Wisma Atlet dan Fasilitasnya Untuk Rumah Isolasi Pasien Corona