Begini Cara Komunitas Tekuluk Jambi Sosialisasikan Penutup Kepala Wanita Melayu
Tekuluk menjadi penutup kepala ciri khas wanita melayu Jambi. Keberadaanya telah ada sejak kerajaan melayu yang diperuntukan untuk kaum wanita.
Penulis: Nurlailis | Editor: Teguh Suprayitno
Begini Cara Komunitas Tekuluk Jambi Sosialisasikan Penutup Kepala Wanita Melayu
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Tekuluk menjadi penutup kepala ciri khas wanita melayu Jambi. Keberadaanya telah ada sejak kerajaan melayu yang diperuntukan untuk kaum wanita.
Sejak beberapa tahun ini wanita di Jambi kerap menggunakan tekuluk diberbagai acara. Perlombaannya pun juga diadakan untuk melestarikan serta memperkenalkan kepada generasi muda.
Hadirnya Komunitas Tekuluk Jambi juga memiliki tujuan untuk mensosialisasikan pemakaian tekuluk mulai dari jenisnya hingga filosofinya.
• Mulai Hari Ini Pukul 00.00 WIB, Pemerintah Batasi Masuk dan Keluar Indonesia, Cegah Virus Corona
• Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Jambi Waspada saat Merebaknya Virus Corona
• Cegah Virus Corona Menyebar, Suhu Tubuh Semua Personel Polres Muarojambi Diperiksa
“Kegiatan kita sebelum terbentuk komunitas ini juga sudah banyak yaitu sosialisasi tekuluk ke sekolah-sekolah, ibu-ibu PKK dan bersinergi dengan even seperti duta batik, duta pendidikan untuk mengisi materi tekuluk,” ungkap ketua komunitas tekuluk Jambi, Ade Erlinda Susanti, (20/3).
Ia menjelaskan untuk memperkenalkan tekuluk dimulai dari devinisi, jenis-jenis, cara pakai, hingga filosifinya. Termasuk tujuan didirikannya komunitas tekuluk Jambi.
“Kita tentunya ingin mengajarkan dan melestarikan tekuluk karena warisan nenek moyang Jambi. kita ingin tekuluk jadi identitas perempuan melayu Jambi,” ujarnya.
Menurutnya dalam pemasangan tekuluk tidak dibutuhkan alat bantu seperti jarum pentul. Dalam pemasangan tekuluk perlu diperhatikan pula cara pasangnya, kerapihannya serta filosofinya. (nurlailis)