Di Tengah Wabah Corona, Dinkes Kota Jambi Ingatkan Agar Waspadai DBD

Dinkes Kota Jambi, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah terhadap DBD di tengah kepanikan akibat virus corona.

Tribunjambi/Miftahul Jannah
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Jambi, Nur Indrayeti. 

Di Tengah Wabah Corona, Dinkes Kota Jambi Ingatkan Agar Waspadai DBD

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Dinas Kesehatan Kota Jambi, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah terhadap dangue (DBD) di tengah kepanikan akibat virus corona.

Kasus DBD yang disebabkan oleh virus dengue kini tengah merebak di Kota Jambi.

Dinkes Kota Jambi mencatat, jumlah pasien yang terkena DBD pada tahun 2020 dari Januari hingga Februari berjumlah 357 orang, 4 orang di antaranya meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nur Indrayeti mengatakan bahwa, wilayah yang dominan terkena DBD di 2020 adalah wilayah Paal Merah dengan total 53 orang.

"Di 2020 wilayah Paal Merah paling banyak yang terkena DBD, berjumlah 53 orang," ujarnya.

Imbas Virus Corona, WHO Minta Presiden Jokowi Liburkan Sekolah Serta Menyiapkan Sarana Medis

Pengakuan Masril di Sidang Korupsi PLTMH Batang Asai: Uang Rp 10 Juta untuk Jatah LSM dan Wartawan

Misi 20 Ribu Kantong Darah, ACE Hardware Jamtos dan PMI Gelar Aksi Donor Darah

Nur mengatakan dibandingkan 2019 lalu, jumlah kasus DBD tahun ini mengalami peningkatan. Sepanjang tahun 2019 kasus DBD menyebabkan 11 orang meninggal.

"Memang kasus DBD tahun 2019 lebih sedikit di bandingkan 2020,"kata dia.

Sementara di tahun 2018 total jumlah DBD 220 kasus, dan yang meninggal 1 orang. Untuk wilayah yang dominan terkena DBD adalah wilayah Danau Sipin sejumlah 39 orang.

"Di tahun 2018 sejumlah 220 , meninggal 1 orang, wilayah yang paling banyak terkena Danau Sipin sejumlah 39 orang,"kata dia.

Lanjutnya, mulai sekarang ini semua pihak diminta untuk tidak tertutup oleh isu virus corona atau Covid-19, karena DBD lebih berbahaya. Sehingga peningkatan untuk sarang nyamuk harus kembali digalakkan lagi. Dinkes bersama aparatur di wilayah terus melakukan upaya-upaya pengendalian dan pemberantas DBD.

"Jauh lebih penting masyarakat menjaga lingkungan agar tetap bersih, terutama untuk kebersihan kamar, Karena biasa di kamar sering ada gantungan-gantungan baju, di belakang pintu dan kamar dalam keadaan gelap, sehingga biasa itu menjadi sarang tempat nyamuk," tuturnya.(cmi)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved