Begini Tanggapan Dewan Soal Rencana Perubahan Nama Kota Sungai Penuh Jadi Kota Kerinci

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Fajran memberikan tanggapan mengenai wacana perubahan nama Kota Sungai Penuh menjadi Kota Kerinci.

Begini Tanggapan Dewan Soal Rencana Perubahan Nama Kota Sungai Penuh Jadi Kota Kerinci

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh, Fajran memberikan tanggapan mengenai wacana perubahan nama Kota Sungai Penuh menjadi Kota Kerinci. Ia menyambut baik dan sepakat dengan adanya wacana dari masyarakat Sungai Penuh tersebut.

"Kita menyambut baik dengan wacana pergantian nama Kota Sungai Penuh menjadi Kota Kerinci. Karena sebutan keseluruhannya masyarakat Kota Sungai Penuh adalah Kerinci," kata Ketua DPRD Sungai Penuh, Fajran, Senin (9/3/2020).

Anggota DPRD Sungai Penuh dari Partai Demokrat ini menyebutkan, bahwa wacana ini sudah pernah mencuat pada tahun 2012 - 2013 dan pada tahun 2016 kembali mencuat.

Sang Jenderal Usul Nama Kota Sungai Penuh Diganti Jadi Kota Kerinci

Dilirik Prabowo, Kapal Selam Canggih Ini Jadi Incaran Indonesia, Miliki Teknologi Tingkat Tinggi

Meskipun Umrah Ditangguhkan, Pemerintah Pastikan Persiapan Ibadah Haji Tetap Berjalan Tahun Ini

"Pada tahun ini kembali mencuat di tengah masyarakat dan pada rapat Rakernas HKKN di Jakarta ketua umum HKKN juga telah menyampaikan hal tersebut," ungkapnya.

Diungkapkannya, pihaknya sekarang masih menunggu masyarakat Kota Sungai Penuh menyurati DPRD, agar bisa ditindak lanjuti dan dibahas pada rapat paripurna oleh anggota DPRD.

"Kalau memang masyarakat ingin perubahan nama ini, kami menunggu masyarakat menyurati DPRD Sungai Penuh, agar bisa dibahas di paripurna," jelasnya.

Sementara itu, Nuzran Joher Mantan anggota DPD RI 2004-2009 yang sekarang Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI dikonfirmasi juga mengatakan hal yang senada. Ia menyebutkan, bahwa Kerinci dan Sungai Penuh merupakan satu indentitas, tapi alangkah baiknya namanya Kota Kerinci.

"Secara historis, budaya dan adat istiadat kita satu, dengan adanya nama Kota Sungai Penuh yang membuat masyarakat terpisahkan, makanya kita sangat setuju dengan pergantian nama ini," ujarnya.

Nuzran menambahkan, jika ingin adanya pergantian nama ini, masyarakat harus mengusulkan kepada Walikota dan DPRD Sungai Penuh. Kemudian pemerintah harus membuat naskah akademik hasil penelitian.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved