Kisah Militer RI
Melongonya Pasukan Asing Lihat Aksi Kostrad TNI AD Latihan Perang di Saat Puasa, Ngeri Lihat Poinnya
Melongonya Pasukan Asing Lihat Aksi Kostrad TNI AD Latihan Perang di Saat Puasa, Ngeri Lihat Poinnya
Melongonya Pasukan Asing Lihat Aksi Kostrad TNI AD Latihan Perang di Saat Puasa, Ngeri Lihat Poinnya
TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia dikenal sebagai negara terkuat di ASEAN atau wilayah Asia Tenggara.
Kehebatan akan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidaklah sembarangan.
Bahkan ditengah puasa yang bisa menguras tenaga, pasukan TNI bisa terus bertahan di dalam perang.
• Sejarah 6 Maret: 59 Tahun Berdirinya Kostrad, Satuan Baret Hijau TNI Lahir dari Konflik Irian Barat
• Kisah 70 Kostrad Dikirim ke Hutan Papua Tanpa Data Intelijen, Berakhir dengan Kondisi Seperti Ini
• Mengapa Kostrad Punya Kemampuan Rahasia dan Jadi Pasukan Ganas? Terungkap Rahasia Cakra
Hal itu yang biasa dilakukan pasukan anti-gerilya, Raider Kostrad TNI.
Bukan hanya angkatan daratnya saja, laut dan udaranya pun cukup disegani.
Seperti halnya satuan Komando Cadangan Strategi AD (Kostrad) TNI berkekuatan sejumlah Batalyon Raider yang memiliki kemampuan khusus perang anti-gerilya (counter guerilla).
• Hasil SKD Diumumkan Secara Online 22-23 Maret 2020, Bagaimana Cara Mengecek Lulus atau Tidaknya?
• Begini Kondisi Terbaru Lucinta Luna Setelah 1 Bulan Mendekam di Penjara Akibat Kasus Narkoba
• Update Harga HP Xiaomi di Bulan Maret 2020, Mulai Dari Harga Rp 1 Jutaan
• Promosi Travel yang Bobol Kartu Kredit, Gisella Anastasia & Tyas Mirasih Diperiksa Polda Jawa Timur
Pasukan elite TNI AD yang dibentuk pada 22 Desember 2003 ini selain memiliki kemampuan antigerilya juga memiliki kemampuan sebagai pasukan komando dan mobil udara (mobud) menggunakan helikopter.
Sebagai pasukan elite TNI AD antigerilya jika sedang bertempur untuk memburu kelompok-kelompok gerilyawan, personel Raider memiliki ciri khas terus melakukan perburuan, menekan, dan menghancurkannya.
Oleh karena itu tidak ada kata pantang pulang dari tugas sebelum bisa menghancurkan pasukan gerilya musuh.
Dalam latihan tempur hutan atau pertempuran sesungguhnya untuk memburu kelompok gerilya lawan.
Pasukan Raider bisa berada di dalam hutan selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan untuk menumpas musuh.
Cara bertempur pasukan Raider yang terus-menerus memburu mangsanya itu memang sangat tergantung dari pasokan logistik yang dikirimkan menggunakan helikopter dan kemampuan mencari makanan sendiri di dalam hutan.
Kadang dalam pertempuran yang sesungguhnya seperti di Aceh, Sumatra, pasukan Raider yang sedang memburu gerombolan gerilya hanya bisa makan sekedarnya selama beberapa hari karena pasokan makanan yang dikirimkan heli belum datang.

Raider Kostrad
Demi menempa fisik dan mental ketika bertempur di hutan dalam kondisi perut lapar itu, para pasukan Raider di semua batalyon tetap melakukan latihan perang di bulan puasa.