Berita Muarojambi

Ekspedisi di Maro Sebo, Empat Areal di Kecamatan Ini Diyakini Warga Sebagai Areal Keramat

Ekspedisi di Maro Sebo, Empat Areal di Kecamatan Ini Diyakini Warga Sebagai Areal Keramat

Tribunjambi.com/Samsul Bahri
27022020_Lokasi yang dianggap keramat oleh warga di Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi 

Kondisi areal keramat itu kata Adi, sebagai Tempat Pemakaman Umum (TPU). Sementara itu untuk arel lainnya yaitu Keramat Sungke, penamaan inipun lantaran di sekitar areal tersebut dulunya memiliki banyak pohon sungke.

"Kemudian ada keramat temening. Kalau ini memang dari dulunya dinamakan itu. Kemudian keramat jantung, inilah yang dipercaya oleh masyarakat ada areal yang dulunya digunakan untuk menghukum seseorang dengan cara di gantung," ungkapnya.

Dengan adanya empat areal tersebut masyarakat sekitar memiliki keyakinan bahwa areal tersebut dilarang untuk diganggu.

Disisi lain, kata Adi keyakinan ini membuat masyarakat lebih menjaga alam sekitar.

"Jadi masyarakat takut untuk merusak alam itu. Ini lah peradaban yang ada dan kita yakini membawa hal baik untuk alam ini. Secara umum areal yang diyakini sebagai areal keramat ini rimbun, karena memang masyarakat tidak berani untuk merusaknya," bebernya.

Selain areal keramat dengan kondisi lingkungan yang rimbun, gundukan tanah juga diyakini oleh masyarakat sekitar sebagai areal yang keramat.

Namun, ada beberapa kriteria yang menyebutkan bahwa gundukan tanah sebagai gundukan keramat.

"Gundukan tanah juga jadi keramat, tapi tidak semua. Gundukan yang disekitarnya dan digundukan tidak ada pohon atau tanaman itu yang dibilang keramat. Kalau yang ada tanaman berarti itu gundukan biasa," ungkapnya.

Gundukan tanah tersebut biasanya muncul karena adanya rayap yang membuat sebagai tempat tinggalnya yang disebut oleh warga sebagai gundukan. Areal yang diyakini masyarakat Kecamatan Maro Sebo sebagai areal keramat jantung.

Ekspedisi di Maro Sebo, Empat Areal di Kecamatan Ini Diyakini Warga Sebagai Areal Keramat (Tribunjambi.com/Samsul Bahri)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved