Korupsi Dana Desa

Terjerat Dana Desa, Mantan Kades di Sarolangun dan Sekretarisnya Divonis 2 Tahun Penjara

Terjerat Dana Desa, Mantan Kades di Sarolangun dan Sekretarisnya Divonis 2 Tahun Penjara

Terjerat Dana Desa, Mantan Kades di Sarolangun dan Sekretarisnya Divonis 2 Tahun Penjara
Tribunnews.com
ilustrasi 

Terjerat Dana Desa, Mantan Kades di Sarolangun dan Sekretarisnya Divonis 2 Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Karyon, mantan Kepala Desa Batu Putih, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, dan Sekretarisnya Ujang Juhana, divonis dua tahun penjara, oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (26/2/2020).

Ketua majelis hakim Yandri Roni menyatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dana desa untuk kepentingan pribadi.

"Menjatuhkan hukuman penjara masing-masing selama 2 tahun, dan denda sebesar Rp50 juta. Jika denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan," ucap ketua majelis hakim membacakan putusan

Hal yang memberatkan menurut majelis hakim adalah terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

Terjerat Perkara Narkotika, Pegawai Lapas di Bungo Dituntut 5 Tahun Penjara, Pekan Ini Hadapi Vonis

Tiga Desa dan Dusun di Muarojambi Masuk Area Black Spot, Daerah Tanpa Sinyal Provider

MODEL Majalah Dewasa Vitalia Sesha Diduga Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Ini Penjelasan Polisi

Molor, Ini Daftar Nama 18 Desa di Merangin, Belum Lapor SPJ Dana Desa 2018, Inspektorat Turun

Pertimbangan yang meringankan yakni terdakwa menyesali perbuatannya, dan bersikap sopan di persidangan.

Namun untuk Karyon selaku mantan kades, majelis hakim membebankan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 114.829.000 sebagai mana perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan hukuman tetap, maka harta bendanya disita untuk menutupi kerugian negara. Namun jika tidak cukup maka diganti dengan kurungan selama 6 bulan," kata hakim.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini lebih ringan dari yang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sarolangun selama tiga tahun penjara.

Sementara sekretarisnya Ujang Juhana sebelumnya dituntut Jaksa selama 2 tahun dan 6 bulan.

Kasus korupsi ini merupakan hasil penyelidikan dari Polres Sarolangun terhadap dana Desa Batu Putih tahun 2012-2013.

Dari penyidikan itu diduga ada mark up dan anggaran fiktif pada laporan keuangannya. Ditemukan juga ada pekerjaan yang tidak selesai sehingga menyebabkan timbulnya kerugian negara sejumlah Rp114.826.000.

Kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sebagai mana dalam dakwaan subsider melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana pasal 3 UU pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas U nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Terjerat Dana Desa, Mantan Kades di Sarolangun dan Sekretarisnya Divonis 2 Tahun Penjara (Tribunjambi.com/Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved