Usulan Penambahan Kuota Ditolak, Jatah Gas Melon di Batanghari Sama dengan Tahun Lalu

Pada tahun 2020 ini, wilayah Kabupaten Batanghari tidak ada penambahan kuota gas bersubsidi 3 kg.

Tribunjambi/Samsul Bahri
Gas subsidi. 

Usulan Penambahan Kuota Ditolak, Jatah Gas Melon di Batanghari Sama dengan Tahun Lalu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN -Pada tahun 2020 ini, wilayah Kabupaten Batanghari tidak ada penambahan kuota gas bersubsidi 3 kg.

Hal ini disebabkan usulan penambahan kuota gas yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Batanghari kepada Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebesar 7.792,85 Metric Ton (MT) belum bisa direalisasikan.

Kabag Ekonomi dan Pembangun (Ekbang) Setda Batanghari, Muhammad Yunus, saat dikonfirmasi membenarkan jika kuota gas melon untuk Kabupaten Batanghari tahun ini tidak bertambah.

Ia mengatakan, dalam rapat koordinasi bahwa kuota gas berukuran 3 kg tahun ini untuk Kabupaten Batanghari masih sama seperti tahun lalu.

Pedagang Masih Nekat Jualan di Luar Pasar Talang Banjar, Satpol PP Ancam Semprot Air

Kantongi Izin Lingkungan, PLTU Jambi 1 di Sarolangun Segera Dibangun

Harga Cabai di Pasar Jambi Makin Pedas, Cabai Merah Tembus Rp 60 Ribu Sekilo

"Untuk Kabupaten Batanghari tahun ini kuota gas melon berukuran 3 kg tetap, yakni sebesar 7.275 MT," katanya, Kamis (20/2).

Menurut Yunus, usulan penambahan kuota gas 3 kg bersubsidi yang ditetapkan ini dihitung berdasarkan kebutuhan masyarakat serta perluasan penggunanya.

Dan menurutnya pula bahwa proses penyaluran gas 3 kg kepada masyarakat pada tahun ini, pun masih menggunakan pola lama.

"Belum menggunakan pola baru seperti yang diwacanakan pemerintah pusat," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved