Breaking News:

Lulus Jadi Polisi, Kisah Anak Tukang Sate Sujud dan Cium Kaki Bapak Depan Komandannya

Saat para siswa Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Labuan Panimba tengah melakukan kegiatan latihan kerja (latja), tiba-tiba ada seorang.

Kompas.com
Risky-calon anggota polisi yang sedang mengikuti pendidikan tiba-tiba mencium kaki bapaknya yang datang ke pusat latihan polisi di SPN Labuan Panimba Palu. 

"Saya cuma dengar cerita dari orang," kata Sumarni sambil terkekeh mengingat dirinya yang begitu ketinggalan informasi.

Sumarni kemudian bercerita, tidak menyangka anaknya bisa lolos seleksi sekolah kepolisian. "Dia bilang sama saya kalau mau daftar polisi, tapi saya bilang uangnya dari mana nak. Risky cuma bilang, 'saya minta restu dari orangtua, kalau orangtua merestui insyallah pasti ada jalan'," kata Sumarni, Rabu (19/2/2020).

Risky memang berasal dari keluarga sederhana. Sejak lahir dia tinggal di sebuah rumah papan di Jalan DR Wahidin.

Jalan menuju ke rumah Risky hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

Karena itu, Risky bercita-cita ingin membeli rumah untuk orangtuanya jika sudah menjadi polisi.

"Saya sebagai orangtuanya hanya bisa berdoa, apa yang menjadi keinginannya bisa terwujud," harap Sumarni.

Penuturan ibunya, Rizky merupakan anak penurut. Di lingkungan rumahnya, dia termasuk anak yang ramah dan sopan.

Saat ditanya soal persiapan pelantikan anaknya sebagai polisi, Sumarni dan Supriyadi mengaku sudah siap untuk datang dengan baju terbaik mereka.

Satgas Ilegal Drilling Temukan Banyak Sumur Minyak Ilegal dan Puluhan Camp di Mandiangin, Sarolangun

2 Pelaku tak Berkutik, Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Tebo Dibekuk Polisi

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kisah Anak Tukang Sate dan Gado-Gado Keliling Lulus Tes Polisi, Cium Kaki Bapak depan Komandannya

Editor: Heri Prihartono
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved