BPS Catat Nilai Tukar Petani Jambi pada Januari Naik 3,33 Persen

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada bulan Januari 2020 naik sebesar 3,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 106,91 menjadi 110,47.

BPS Catat Nilai Tukar Petani Jambi pada Januari Naik 3,33 Persen
Tribunjambi/Fitri Amalia
BPS Provinsi Jambi mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada bulan Januari 2020 naik sebesar 3,33 persen. 

BPS Catat Nilai Tukar Petani Jambi pada Januari Naik 3,33 Persen

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada bulan Januari 2020 naik sebesar 3,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 106,91 menjadi 110,47.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Wahyudin menjelaskan, kenaikan NTP Januari 2020 disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian yang naik sebesar 3,95 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik 0,60 persen.

"Peningkatan NTP terjadi pada dua subsektor, yakni subsektor Hortikultura yang naik sebesar 3,76 persen, serta subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 4,07 persen, selain ada kenaikan ada juga penurunan pada tiga subsektor, subsektor Tanaman Pangan yang turun sebesar 0,50 persen, subsektor Peternakan yang turun sebesar 0,40 persen serta subsektor Perikanan yang turun sebesar 0,34 persen," jelasnya, Senin (17/2).

Zainal Abidin Akan Bacakan Sendiri Nota Pembelaan di Persidangan Selasa Hari Ini

Terbukti Melakukan Korupsi SPP PNPM Mandiri, Gita Warsa Divonis Penjara 1,6 Tahun Penjara

Sebelum Meninggal, Ashraf Sinclair Sempat Curhat Awal Pertama Bertemu BCL, Diawali dari Kesalahan

Indeks Harga yang Diterima Petani (It) di bulan Januari 2020 naik sebesar 3,95 persen atau sebesar 115,62. Kenaikan It dikatakan Wahyudin, terjadi pada lima subsektor, yakni subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 0,32 persen, subsektor Hortikultura yang naik sebesar 4,16 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 4,67 persen, subsektor Peternakan yang naik sebesar 0,33 persen serta subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,16 persen

Nilai ideks harga yang dibayar petani (Ib) juga mengalami kenaikan pada Januari 2020, Ib naik sebesar 0,60 persen bila dibanding dengan Ib Desember 2019, yaitu dari 104,04 menjadi 104,66. Kenaikan tersebut terjadi pada lima subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 0,83 persen, subsektor Hortikultura naik sebesar 0,39 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang turun naik 0,58 persen, subsektor Peternakan naik sebesar 0,72 persen dan subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,51 persen.

Nilai Tukar Petani pada Januari 2020 untuk subsektor Tanaman Pangan (NTPP) mengalami penurunan 0,50 persen atau sebesar 101,27. Pada bulan ini It naik sebesar 0,32 persen sedangkan Ib naik sebesar 0,83 persen.

Kenaikan It dipengaruhi oleh indeks yang diterima petani padi yang naik 0,35 persen dan indeks yang diterima petani palawija yang naik 0,17 persen. Sedangkan Kenaikan Ib dipengaruhi oleh indeks konsumsi rumah tangga yang naik 0,95 persen serta indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal yang naik 0,15 persen.

" Lalu NTP untuk subsektor Hortikultura (NTPH) naik sebesar 3,76 persen, pada bulan ini It naik 4,16 persen sedangkan Ib naik 0,39 persen," ujarnya.

Nilai Tukar Petani untuk subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) pada Januari juga mengalami kenaikan sebesar 4,07 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh It yang naik sebesar 4,67 persen dan Ib yang naik sebesar 0,58 persen.

Halaman
12
Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved