Ashraf Sinclair Meninggal Usia 40 Tahun karena Sakit Jantung, Tanda-tanda Penyakit "Silent Killer"

Kepergian aktor asal Malaysia ini cukup mendadak. Ashraf Sinclair meninggal karena serangan jantung di usia 40 tahun.

Ashraf Sinclair Meninggal Usia 40 Tahun karena Sakit Jantung, Tanda-tanda Penyakit
Shutterstock
Ilustrasi serangan jantung. Ashraf Sinclair Meninggal Usia 40 Tahun karena Sakit Jantung, Tanda-tanda Penyakit "Silent Killer" 

Ashraf Sinclair Meninggal di Usia 40 Tahun karena Sakit Jantung, Alasan Dijuluki "Silent Killer"

TRIBUNJAMBI.COM, TANGERANG - Suami Bunga Citra Lestari atau BCL, Ashraf Sinclair dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Selasa (18/2/2020).

Kepergian aktor asal Malaysia ini cukup mendadak.

Ashraf Sinclair meninggal karena serangan jantung di usia 40 tahun.

Soal penyakit jantung,  ada bermacam jenisnya, antara lain penyakit jantung koroner, katup, bawaan, hipertensi, gagal jantung, irama jantung dan lain-lain.

Masing-masing mempunyai gejala dan tanda yang berbeda. Yang paling menakutkan adalah penyakit jantung koroner karena tingkat fatalitas yang tinggi (mematikan).

Sayangnya tidak pada semua penderita memberikan tanda atau gejala, oleh karena itu penyakit jantung koroner sering disebut "silent-killer" (pembunuh diam-diam).

VIDEO: Detik-detik Jenazah Ashraf Sinclair Suami BCL Tiba di Rumah Duka

Duel 2 Kiper Hebat Diharapkan Saat Atletico vs Liverpool, Jadwal 16 Besar Liga Champions 2020

Daniel Mananta Ungkap Suami BCL, Ashraf Sinclair Sempat Katakan Ini Saat Pertemuan Terakhir Kalinya

"Karena itu kita harus selalu cek memeriksakan kondisi jantung untuk dapat mengetahui kondisinya, terutama pada orang yang mempunyai risiko," kata DR Dr Raja Adil C Siregar SpJP(K), Cardiologist/Ahli Jantung dan Pembuluh Darah Bethsaida Hospital Gading Serpong.

Raja menjelaskan, penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang mengenai sistem pembuluh darah koroner, yaitu sistem pembuluh darah yang memberi darah (mensuplai energi dan oksigen) ke otot jantung.

Untuk bisa menjalankan tugasnya secara baik, yaitu bergerak/berdenyut memompa darah ke seluruh tubuh, otot jantung memerlukan suplai darah melalui pembuluh darah koroner.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved