Breaking News:

Foto Satelit Udara di Wuhan yang Sangat Berbahaya, Sulfur Dioksida Tinggi, Ini yang Jadi Penyebab

Udara di kota pertama terdetekai Virus Corona yang sekarang diberi nama Covid-19 ini mengandung Sulfur (Belerang) Dioksida (SO2) yang sangat tinggi.

AFP/Hector Retamal
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung untuk melindungi dari virus Corona saat melintas di samping pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China pada 23 Januari 2020 

Sementara menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat SO2 tidak boleh melebihi 500 μg/m3 dan tidak boleh lebih dari 10 menit.

Bahkan, konsentrasi 533 μg/m3 selama 15 menit dianggap tinggi oleh pemerintah Inggris.

Badan Perlindungan Lingkungan AS, mengatakan bahwa membakar limbah medis juga dapat menyebabkan emisi SO2 yang tinggi dan dapat menyebabkan risiko serius bagi kesehatan.

Gas tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti asma, radang paru-paru, dan penurunan fungsi paru-paru.

“SO2 dapat mempengaruhi sistem pernapasan dan fungsi paru-paru, dan menyebabkan iritasi mata,” kata WHO.

Sampai saat ini belum jelas apakah ada kaitan antara virus corona dan tingginya tingkat SO2 di Kota Wuhan pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan pantauan Serambinews.com di windy.com, tingkat SO2 di Kota Wuhan hari ini, Rabu (12/2/2020) pukul 12.30 WIB sudah menurun dari pekan lalu.

Jadwal Terbit Baca Manga One Piece Chapter 971, Spoiler Prediksi, Jadi Bagian Akhir Flashback Wano?

Konsentrasi SO2 di Kota Wuhan berada pada level 145.58 μg/m3, sedangkan di Kota Chongqing berada pada level 107.79 μg /m3

Sementara itu, hingga saat ini, Rabu (12/2/2020) pukul 12.30 WIB, jumlah kematian akibat dari virus corona sudah 1.115 Jiwa.

Sedangkan yang terinfeksi mencapai 45.170 orang.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved