Tak Hanya SD, Lima SMP di Muarojambi Terancam Dimerger
Selain 24 sekolah dasar yang terancam dimerger, ternyata lima sekolah tingkat pertama atau SMP di Kabupaten Muarojambi juga terancam dimarger.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Tak Hanya SD, Lima SMP di Muarojambi Terancam Dimerger
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Selain 24 sekolah dasar yang terancam dimerger, ternyata lima sekolah tingkat pertama atau SMP di Kabupaten Muarojambi juga terancam dimarger.
Hal ini turut dibenarkan oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi, Kasyful Iman.
Ia menyebutkan bahwa setidaknya ada lima SMP yang terancam dimerger. Hal ini juga lantaran siswa di lima sekolah tersebut tidak sampai 60 orang.
Kasyful menyebutkan, lima sekolah tersebut yakni SMPN 22, SMP 39, SMPN 42, SMPN 44 dan SMP 43 Muaro Jambi dengan jumlah siswa 37 orang.
• Kekurangan Siswa, 24 Sekolah Dasar di Muarojambi Terancam Merger
• Kekejian Ayah Tiri di Sungai Gelam Terungkap, Gigi Cerita Telah Diperkosa
• Tiga Kali Gigi Jadi Korban Ayah Tirinya, S Akhirnya Ditahan Setelah Aksi Bejat di Kebun Sawit
"Jadi memang ada lima sekolah yang terancam merger, kita sudah lakukan pembinaan terhadap kepala sekolah untuk bagaimana ini kalo bisa dalam tahun ini siswanya bertambah," jelasnya.
Ia menerangkan bahwa pihaknya tidak mengetahui kendala yang terjadi dengan kekurangan siswa tersebut. Menurutnya kemungkinan faktor sarana dan prasarana turut menjadi kurangnya minat orang tua menyekolahkan siswanya.
"Makanya kita minta kepada kepala sekolah dan seluruh yang di sekolah untuk bagaimana bertindak agar minat siswa ada untuk sekolah di sana. Karena memang sekolah ini kan jauh-jauh juga, kasihan juga kalo kita lakukan merger, siswa yang mau pindah itu jauh, kasihan di mereka," ungkapnya.
"Jadi kita lakukan pembinaan dan kita monitoring terhadap perkembangan dari sekolah ini," pungkasnya.