Sidang Suap Ketok Palu: Zinal Abidin, Efendi Hatta dan Muhammadiyah Dituntut 5 Tahun Penjara

Jaksa KPK Iskandar Marwoto, menuntut terdakwa Zaenal Abidin, Effendi Hatta, Muhammadiyah dengan tuntutan pidana penjara selama 5 tahun.

Sidang Suap Ketok Palu: Zinal Abidin, Efendi Hatta dan Muhammadiyah Dituntut 5 Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Jaksa KPK Iskandar Marwoto, menuntut terdakwa Zaenal Abidin, Effendi Hatta dan Muhammadiyah dengan tuntutan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 300 juta subsidier 4 bulan kurungan.

Tuntutan KPK ini dibacakan pada sidang lanjutan perkara suap ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018, Selasa (11/2/2020).

Jaksa juga menuntut agar hak politik terdakwa dicabut selama 5 tahun.

Sementara untuk terdakwa Effendi Hatta, akan dijatuhi denda sebesar Rp100 juta dan wajib dibayarkan dalam kurun waktu satu bulan.

"Yang kita yakini beliau kan terima 475 juta, dan yang baru dikembalikan ataupun diakui baru 375 juta," kata Iskandar Marwoto.

Parlagutan dan Cek Man Akhirnya Mengaku Terima Uang Ketok Palu, Nilainya Lebih Setengah Miliar

Kerugian Akibat Kebakaran di Depan SMKN 4 Kota Jambi Ratusan Juta, 2 Unit Toko Terbakar

Iskandar juga mengatakan, Effendi Hatta wajib mengembalikan sisa uang yang diterima dalam kurun waktu 1 bulan.

"Jika tidak dapat dipenuhi, maka akan dilakukan penyitaan aset maupun harta terdakwa untuk dilelang, jika hal tersebut tidak memenuhi jumlah tuntutan, maka akan diganti dengan 6 bulan masa kurungan," tambah Iskandar.

Untuk diketahui, dalam persidangan tersebut ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, telah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 12a UUD RI no 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang no 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas Undang-Undang no 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto pasal 64 ayat (1) KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan pertama.(Aryo Tondang)

Penulis: tribunjambi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved