Para Santri di Tebo Berlarian Lihat Ibu Pukuli Bayinya di Dalam Masjid Pakai Rebana, akhirnya Tewas

"Tiba-tiba terdengar dentuman di masjid. Saya tengok sama teman-teman," katanya. Sebagian santri ada yang tidur di masjid juga terbangun

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Duanto AS
instagram/ceritahoror
Ilustrasi lubang 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Seorang ibu di Tebo membunuh anaknya yang masih berumur empat bulan secara sadis.

Perempuan itu berinisial SM (40), warga Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Awalnya, sang ibu memukuli bayinya yang berusia empat bulan menggunakan rebana.

Awal tindakan sadis itu diketahui beberapa santri Pondok Pesantren Raudhatul Mujawidin di desa tersebut.

Penelusuran Tribunjambi.com saat mendatangi ponpes yang berlokasi di Jalan Meranti, Desa Tirta Kencana, santri mengaku melihat tindakan yang dilakukan ibu tersebut.

Peringatan Dini dan Prakiraan Cuaca Hari ini Rabu (5/2) BMKG, Daftar Daerah Hujan Lebat dan Petir

Detik-detik Ibu Pukul Bayinya Pakai Rebana hingga Meninggal, Anak Berusia 4 Bulan

Kapolsek Rimbo Bujang: Pelaku Masih di TKP Dalam Kondisi Menangis dan Bertingkah Aneh

Satu di antara saksi yang melihat kejadian itu bernama Bayu Sander.

Kronologi kejadian

Bayu menuturkan saat kejadian, warga asrama sebagian tengah tertidur lelap waktu kejadian.

"Tiba-tiba terdengar dentuman di masjid. Saya tengok sama teman-teman," katanya.

Sebagian santri ada yang tidur di masjid juga terbangun karena keributan itu.

Sedikitnya, lima pukulan yang terlihat oleh Bayu dan teman-temannya, tiga kali di kepala bagian kanan, satu kali di sekitar mata kanan, dan satu kali di dekat batang hidung korban.

Dia juga melihat darah memancar di wajah bayi empat bulan itu.

Mencoba memisahkan

Bayu dan teman-temannya sempat memisahkan SM dan bayinya setelah pukulan kedua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved