Wabah Virus Corona

Perawat di Wuhan Blak-blakan Sebut Bukan 2.900, Tapi 90 Ribu Sudah Terinfeksi Virus Corona

Seorang perawat di Cina yang merawat pasien dengan coronavirus di Wuhan blak-blakan membuka apa yang sebenarnya terjadi di sana.

Perawat di Wuhan Blak-blakan Sebut Bukan 2.900, Tapi 90 Ribu Sudah Terinfeksi Virus Corona
capture youtube
Perawat di Wuhan ungkap pemerintah China telah memberikan informasi yang menyesatkan. Bukan 2.900 tapi 90 ribu orang sudah terinfeksi 

Perawat di Wuhan Blak-blakan Sebut Bukan 2.900, Tapi 90 Ribu Sudah Terinfeksi Virus Corona

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang perawat di Cina yang merawat pasien dengan coronavirus di Wuhan blak-blakan membuka apa yang sebenarnya terjadi di sana.

Laporannya bertentangan dengan otoritas China, dengan menyatakan bahwa wabah Corona Virus di Wuhan jauh lebih parah daripada yang digambarkan oleh pemerintah.

Mengutip New York Post, sebuah video viral menunjukkan bahwa pemerintah China telah memberi informasi menyesatkan pada dunia, terkait berapa sebenarnya jumlah penderita Corona Virus.

Sebelumnya pemerintah Cina mengatakan ada sekitar 2.900 warga yang terinfeksi virus Corona.

Perawat yang mengenakan pakaian pelindung penuh itu mengklaim dalam video bahwa 90.000 orang telah terjangkiti virus Corona, dan penyakit mematikan tersebut menyebar dengan cepat.

Bongkar Prostitusi Online di Padang, Wanita: Aku Pakai Baju Dulu

Misteri Masa Lalu Vanessa Marie Bryant yang Tak Terungkap, Istri Kobe Bryant Menikah saat 18 Tahun

Pemkab Sarolangun Akui Tak Sanggup, Warga Mandiangin Ancam Duduki PT AAS

"Saya berada di area di mana virus Corona dimulai," kata perawat itu dalam video tersebut.

"Aku di sini untuk mengatakan yang sebenarnya," tambahnya.

"Pada saat ini, provinsi Hubei, termasuk daerah Wuhan, bahkan Cina, 90.000 orang telah terinfeksi oleh virus corona."

Perawat tersebut juga menyarankan setiap orang untuk tetap di dalam ruangan dan meminta peralatan medis tambahan, lapor Daily Mail.

Halaman
12
Penulis: nani
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved