Kondisi Pasien Diduga Virus Corona

Masa Inkubasi Virus Corona Telah Lewat, Alasan Dinkes Jambi Kirim Sampel Cairan Pasien ke Kemenkes

Pemprov Jambi menggelar jumpa pers terkait perkembangan penanganan dugaan virus corona di Jambi.

Masa Inkubasi Virus Corona Telah Lewat, Alasan Dinkes Jambi Kirim Sampel Cairan Pasien ke Kemenkes
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim menyatakan hasil pemeriksaan lanjutan pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona apakah positif atau negatif akan keluar sekitar dua pekan ke depan. 

Masa Inkubasi Virus Corona Telah Lewat, Ini Alasan Dinas Kesehatan Jambi Kirim Sampel Cairan Pasien ke Kemenkes

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemprov Jambi menggelar jumpa pers terkait perkembangan penanganan dugaan virus Corona di Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim sekaligus Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, serta dokter yang menangani pasien RSUD yang diduga teriinfeksi virus Corona mengatakan, untuk kepastian sesorang yang ditangani di RSUD, sampel cairan tenggorakan sedang dikirim ke Litbang Kemenkes RI di Jakarta.

"Butuh waktu maksimal dua minggu untuk mengetahui hasil lab," jelasnya di plataran Kantor Gubernur Jambi.

Untuk kondisi pasien sendiri sejak pertama masuk, Samsiran mengakui tak ada demam tinggi. Bahkan saat diperiksa di RS Siloam (tempat sebelumnya) kondisi suhu badan tak tinggi.

"Kondisi suhu badan di Siloam 36,8 derajat celsius, dan saat diperiksa di RSUD RM 37 derajat dan tidak naik (lagi)," jelasnya.

Sampel Dikirim ke Kemenkes, Hasil Lab Pasien Diduga Terinfeksi Corona di Jambi Keluar 2 Minggu Lagi

BREAKING NEWS: Status Pasien Terduga Idap Virus Corona di RSUD Mattaher, Pemprov Jumpa Pers Pagi Ini

Kemudian kata dia kondisi sesak napas dan batuk pasien juga baik (tak masalah). Namun pemeriksaan dilakukan sebagai langkah kewaspadaan saja.

"Yang kita waspadai dia hanya ada perjalanan ke Wuhan saja, dan tercatat kembalinya 4 Januari dari Bandara Cengkareng kita cek melalui pasporstnya, seharusnya masa inkubasinya 14 hari atau hingga tanggal 25-an, namun kemarin periksakan diri ke RS Siloam, makanya kita rujuk ke RSUD Raden Mattaher karena merupakan rujukan untuk penyakit virus seperti flu burung hingga Corona," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved