Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Warga Jambi Diduga Kena Virus Corona

VIDEO: Heboh, Pulang dari China, Seorang Warga Jambi Diduga Kena Virus Corona

Seorang pasien yang diduga terinfeksi virus Corona atau wuhan pneumonia kini sedang dirawat di RSUD Raden Mattaher, Jambi.

Tayang:
Editor: Nani Rachmaini

Selain itu, tampak para petugas RSUD yang bertugas di dekat kamar tersebut menggunakan masker.

Para keluarga pasien lain pun tampak sebagian telah menggunakan masker, tak sedikit juga yang belum menggunakan.

Dirujuk dari RS Siloam Jambi

Pasien yang diduga terkena penyakit Wuhan Pneumonia (Virus Corona) dirujuk dari rumah sakit Siloam ke RSUD Raden Mattaher Jambi pada Sabtu (25/1/2020) malam.

Informasi yang didapat, pasien baru pulang dari China dan mengeluh batuk pilek, pasian ini diketahui dari Wuhan.

Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. Dewi Lestari mengatakan belum dapat dipastikan karena perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini pihaknya juga telah menyiapkan ruang isolasi khusus untuk pasien terkena penyakit Wuhan Pneumonia.

"Kita sudah siapkan ruang isolasi khusus untuk pasien diduga terkena penyakit Wuhan Pneumonia," ujarnya.

Nonton Full Streaming Boruto Episode 141 Sub Indonesia, Siapa Pemimpin Kelompok Mujina?

Blak-blakan Naga Akui Putuskan Hengkang dari LYLA dan Pilih Gabung dengan Ada Band

Virus Corona Berasal dari Senjata Biologis China yang Kabur dari Lab Wuhan? Ramalan Jadi Kenyataan?

Pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi khusus untuk pasien suspek virus Corona.

"Kita sudah siapkan ruang isolasi khusus untuk pasien diduga terinfeksi Wuhan pneumonia," ujarnya tadi malam.

Ia menjelaskan petugas juga telah disiapkan untuk menerima pasien dengan alat perlindungan diri (APD) yang lengkap ,mulai dari helm, baju astronot, Masker N95, sarung tangan panjang, dan sepatu boat.

"Keselamatan petugas juga harus diutamakan karena sangat beresiko tertular bila bersentuhan langsung dengan pasien. Jadi kita menggunakan APD lengkap."

"Kita sudah bentuk timnya, jadi ketika mendadak kita siap melayani pasien," jelasnya. 

Ia menambahkan, penyebaran virus ini melalui udara. Dewi mengimbau masyarakat sementara waktu tidak berada di area ke rumah sakit jika di luar jam besuk.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved