Petaka Jika Jawa-Bali Tersambung, Bupati Jembrana Tolak Jalan Tol dan Minta Kaji Ulang Manfaatnya!

Bupati Jembrana menilai tol Jawa-Bali perlu kajian lagi terutama manfaat dan dampak bagi masyarakat setempat serta pemasukan daerah.

Petaka Jika Jawa-Bali Tersambung, Bupati Jembrana Tolak Jalan Tol dan Minta Kaji Ulang Manfaatnya!
Kompas.com/ Sri Lestari
Jalan Tol Bali Mandara 

TRIBUNJAMBI.COM - Bupati Jembrana dengan tegas menolak pembangunan jalan tol Jawa-Bali.

Bupati Jembrana menilai tol Jawa-Bali perlu kajian lagi terutama manfaat dan dampak bagi masyarakat setempat serta pemasukan daerah.

Lalu seperti apa rencana pembangunan tol Jawa-Bali yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)?

Kementrian PUPR merencanakan pembangunan Tol Trans Jawa Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) yang akan tersambung dengan Tol Gilimanuk-Tabananan.

Bupati Jembrana Tolak Pembangunan Tol Jawa Bali, Ternyata Ini Alasannya, Berdampak Secara Ekonomi?

Kepala Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengungkap nantinya akan ada tol yang melingkari pulau Bali.

Trasenya dimulai dari Tol Gilimanuk-Tabanan yang akan terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa yakni Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).

 

Danang Parikesit menjelaskan Tol Bali Mandara saat ini telah beroperasi dan membutuhkan dukungan infrastruktur lain untuk bisa berkembang.

Jika tidak, maka tol tersebut terancam sepi peminat.

"Karena Bali Mandara ini jalan tol yang sangat tergantung pada proyek-proyek pemerintah. Kalau jalan alternatif tidak diperbaiki kan traffic-nya drop," imbuhnya.

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Sertijab Dandim 0419/Tanjab

Pura Taman Ayun, Bali
Pura Taman Ayun, Bali (Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan)

Rencana ini rupanya dengan tegas ditolak oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Halaman
123
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved