Bupati Jembrana Tolak Pembangunan Tol Jawa Bali, Ternyata Ini Alasannya, Berdampak Secara Ekonomi?

Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku belum mengetahui sepenuhnya rencana pembangunan tol yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Bali itu.

Bupati Jembrana Tolak Pembangunan Tol Jawa Bali, Ternyata Ini Alasannya, Berdampak Secara Ekonomi?
dok Google
Selat Bali 

Bupati Jembrana Tolak Pembangunan Tol Jawa Bali, Ternyata Ini Alasannya: Bagian dari Aspirasi Masyarakat

TRIBUNJAMBI.COM - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merencanakan pembangunan Tol Trans Jawa Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) akan tersambung dengan Tol Gilimanuk-Tabanan pada 2021 mendatang.

Namun rencana tersebut dengan tegas ditolak oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Bupati Jembrana I Putu Artha mengaku belum mengetahui sepenuhnya rencana pembangunan tol yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Bali itu.

Tetapi Bupati Artha memastikan akan  menolaknya.

Menurutnya pembangunan jembatan penyambung antara Ketapang-Gilimanuk tersebut menyangkut konektivitas jalur penyeberangan Banyuwangi-Gilimanuk.

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Sertijab Dandim 0419/Tanjab

Resmi, Indra Perdana SInaga Hengkang dari Lyla, Ternyata Jadi Vokalis Grup Band Ini

"Kita pasti menolak. Itu juga bagian dari aspirasi masyarakat Bali dan sejumlah tokoh atau elemen masyarakat," kata Artha, Rabu (22/1), usai menggelar jumpa pers dengan awak media di Kelurahan Batuagung, Jembrana.

Apakah ini ada kaitannya dengan kekhawatiran tingkat kejahatan yang meningkat di Bali? Artha menyebut itu menjadi salah satunya.

“Ya, tingkat kriminalitas juga bisa menjadi salah satunya kenapa kita menolak,” tandasnya.

Selain itu, Artha juga mempertanyakan apakah pembangunan tol penghubung itu akan berdampak secara ekonomi atau akan membuat kehidupan masyarakat Jembrana lebih layak.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved