Pencuri di Kerinci Dihajar Massa Sampai Pingsan, Pura-pura Beli Rinso Lalu Rampas Kalung Emas 40Gram

Warga Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Sabtu (25/1) siang dihebohkan dengan aksi pencurian. Pelaku berhasil diamankan dan babak belur dihakimi massa.

Pencuri di Kerinci Dihajar Massa Sampai Pingsan, Pura-pura Beli Rinso Lalu Rampas Kalung Emas 40Gram
gethow.org
  ilustrasi pencuri  

Pencuri di Kerinci Dihajar Massa Sampai Pingsan, Pura-pura Beli Rinso Lalu Rampas Kalung Emas 40 Gram

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Sabtu (25/1) siang dihebohkan dengan aksi pencurian. Pelaku berhasil diamankan dan babak belur dihakimi massa.

Informasi yang didapatkan, pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban atas nama Norela (61) warga Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai.

Kejadian berawal saat pelaku mendatanggi warung milik korban. Pelaku yang saat beraksi disebut mengenakan seragam PNS itu lalu berbelanja di warung korban.

Saat berbelanja pelaku lalu mengikuti korban ke dalam rumah. Pelaku lalu mengambil paksa perhiasan (kalung emas) seberat 40 gram emas milik korban.

Setelah mendapatkan kalung korban, pelaku lalu melarikan dirinya. Korban lalu berteriak minta tolong kepada warga.

Sungai Batanghari Meluap, Empat Kecamatan di Tebo Terdampak Banjir

WIKIJAMBI Water Front City Makin Memesona, Wisata Pinggir Pantai Kuala Tungkal

Peserta Seleksi CPNS 2019 Bisa Ganti Jadwal SKD Jika Ajukan 3 Syarat Ini!

Warga yang mendengar teriakan korban lalu ramai-ramai mengejar korban. Akhirnya korban berhasil diamankan, warga yang kesal pun menghakimi korban.

Kapolsek Gunung Kerinci, Iptu Sahrum dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, bahwa kejadian ini terjadi di Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai, sekitar pukul 13.00 WIB, korban bernama Norela (61) warga Mukai Hilir, Kecamatan Siulak Mukai.

"Diduga pelaku atas nama Bobi Putra (34) warga Koto Tuo, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci," ujar Kapolsek Gunung Kerinci, Iptu Sahrum.

Sahrum menjelaskan, sekira pukul 12.45 WIB pelaku pura-pura membeli Rinso di warung korban (Norela), setelah membeli rinso, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan merampas kalung emas milik korban seberat sekira 40 gram emas dengan harga Rp 68 juta yang ada di leher korban.

Setelah mengambil kalung korban kemudian pelaku melarikan diri ke sepanjang sungai Air Mukai. Seketika itu korban berteriak minta tolong lalu masyarakat langsung beramai-ramai mengejar pelaku, hingga pelaku ditangkap masa dalam Sungai Mukai.

"Karena masyarakat kesal hingga menghakimi pelaku mengakibatkan pelaku babak belur dan tidak sadarkan diri, pelaku langsung dibawa ke Puskesmas Siulak Gedang kemudian dirujuk ke RSUD MHAT Kerinci," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved