Petaka Jika Jawa-Bali Tersambung, Bupati Jembrana Tolak Jalan Tol dan Minta Kaji Ulang Manfaatnya!

Bupati Jembrana menilai tol Jawa-Bali perlu kajian lagi terutama manfaat dan dampak bagi masyarakat setempat serta pemasukan daerah.

Petaka Jika Jawa-Bali Tersambung, Bupati Jembrana Tolak Jalan Tol dan Minta Kaji Ulang Manfaatnya!
Kompas.com/ Sri Lestari
Jalan Tol Bali Mandara 

I Putu Artha selaku Bupati Jembrana mengatakan belum mengetahui sepenuhnya rencana pembangunan tol yang akan menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

Namun Bupati Artha memastikan dirinya akan menolak rencana tersebut.

Menurut Artha pembangunan jembatan penyambung antara Ketapang-Gilimanik ini menyangkut konektivitas jalur penyeberangan Banyumanik-Gilimanik.

"Kita pasti menolak. Itu juga bagian dari aspirasi masyarakat Bali dan sejumlah tokoh atau elemen masyarakat," kata Artha, Rabu (22/1).

 

Pencuri di Kerinci Dihajar Massa Sampai Pingsan, Pura-pura Beli Rinso Lalu Rampas Kalung Emas 40Gram

Disinggung tentang kaitannya dengan kekhawatiran tingkat kejahatan yang meningkat di Bali.

Artha menyebut hal tersebut menjadi salah satunya.

“Ya, tingkat kriminalitas juga bisa menjadi salah satunya kenapa kita menolak,” tandasnya.

Bupati Jembrana ini juga mempertanyakan apakah pembangunan tol penghubung ini akan berdampak secara ekonomi atau bisa membuat kehidupan masyarakat Jembrana lebih layak.

Link Live Streaming Piala FA, Southampton vs Tottenham dan Hull City vs Chelsea Langsung RCTI

Hal ini tentu masih perlu kajian.

"Sekarang adanya ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan) saja, kita tidak pernah mendapat keuntungan apapun," tegas Artha.

Selat Bali
Selat Bali (Google)
Halaman
123
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved