Breaking News:

Cerita Pilu Korban Kecelakaan Maut : Kader Posyandu Lagi Nyanyi Lagu Kemesraan, Tiba-tiba Bus Oleng

Masih tersisa di ingatan korban kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020) lalu. Sebelum bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan, seju

Kompas.com
Bus pariwisata PO Purnamasari nomor polisi E 7508 W yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan turunan Kampung Nagrog Desa Palasari Kecamatan Ciater, Subang, Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 17.35 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan 8 orang meninggal, 10 orang luka berat dan 20 orang luka ringan.(Dok Humas Polda Jabar) 

TRIBUNJAMBI.COM- Masih tersisa di ingatan korban kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020) lalu.

Sebelum bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan, sejumlah kader Posyandu Depok sempat menyanyikan lagu kemesraan milik Iwan Fals.

Tes CAT CPNS Digelar 27 Januari 2020 di Kota Jambi, Tiap Kabupaten Bakal Digilir

Sindikat Penjualan Bayi di Palembang, Bayi Perempuan Dijual Rp 25 Juta Laki-laki Rp 15 Juta

21.000 Warga Bungo Jadi Pengangguran, Sebagian Besar Kalangan Terdidik

Menurut korban selamat dari kecelakaan tersebut, Nuraini, lagu itu dinyanyikan untuk melepas seorang bidan yang akan pindah.

"Sebelumnya kami ada sambutan Bu bidan, terus nyanyi lagu kemesraan, belum selesai lagu kemesraan tiba-tiba mobil oleng," ujar Nuraini, saat ditemui di RSUD Kota Depok, Senin (20/1/2020).

Di tengah-tengah lagu, bus tiba-tiba oleng.

Nuraini terkena besi dan langsung kehilangan kesadaran.

"Semua pada teriak, terus tahu-tahu 'buk', badan aku kena besi, aku langsung enggak sadar," ujar Nuraini.

Nuraini tidak ingat apa-apa lagi setelah itu.

Tampilan Yamaha All New NMAX, Netizen Sebut Knalpot & Lampu Belakang Kurang Cocok

Siaga Banjir dan Longsor Pemprov Jambi Siapkan 1.000 Personel

Protes Kasus Pelajar Bunuh Begal yang Didakwa Pembunuhan, Situs PN Kepanjen Diretas

Dia hanya ingat ada seseorang yang mengangkat dirinya.

"Saat aku terbentur besi itu aku ngira aku sudah tidak ada, pas sadar aku di puskesmas sudah dikasih infus," ujar Nuraini.

Saat awal keberangkatan, Nuraini mengatakan tidak ada masalah pada bus yang mereka tumpangi.

Dia menduga ada kerusakan rem pada perjalanan pulang mereka.

Peringatan Dini BMKG Selasa (21/1) - Jambi, Sumsel, NTT, Kaltim Waspada Hujan Lebat Disertai Angin

Pemilik 3 Zodiak Diprediksi Kurang Beruntung Pekan Ini (21-26/1) - Aries Dibelenggu Rasa Khawatir

Peruntungan 12 Zodiak Selasa (21/1) - Capricorn Penuh Energi, Hari Sagitarius Sibuk & Agak Ribet

Kini Giliran Uus Bersuara, Nikita Mirzani Blak-blakan Ungkap Inisial Artis yang Diduga Terseret

"Kondisi mobil pas berangkat tidak ada masalah, pas pulang juga tidak lama dari oleng langsung kejadian, katanya sih rem blong," ujar Nuraini.

Dari kejadian tersebut diketahui terdapat 8 orang meninggal dunia dan korban luka sebagian dirawat di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Cerita Korban Selamat Kecelakaan Subang, Sempat Nyanyi Lagu Kemesraan Sebelum Bus Terguling

Bawa rombongan dari Depok

A
Saksi mata, Anjas menunjukkan lokasi bus yang terguling. Bus PO Purnama Sari bernomor polisi E 7508 W di mengalami kecelakaan di turunan Palasari, Kampung Nagrog, RT 21/7, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020). (Hilman Kamaluddin/Tribun Jabar)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengungkapkan Bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tunggal di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020) diketahui membawa rombongan dari Depok.

Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, mengatakan bus pariwisata PO Purnamasari nomor polisi E 7508 W itu akan menuju Depok setelah mengantar penumpangnya dari objek wisata Tangkubanparahu.

"Itu rombongan wisatawan dari Tangkubanparahu akan kembali ke Depok," ujar Kabid Saptono Erlangga Waskitoroso, saat dihubungi.

Dalam kecelakaan itu, delapan orang meninggal dunia.

Sementara lima orang luka berat dan 15 orang luka ringan.

"Korban meninggal dunia dan luka berat dievakuasi ke Rumah Sakit Ciereng Subang. Sementara luka ringan ke puskesmas Palasari dan Jalancagak," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul: Bus Pariwisata yang Kecelakaan di Subang Bawa Rombongan dari Depok

Kronologi

Terjadi kecelakaan lalu lintas di turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020), sekira pukul 17.15 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, menjelaskan bagaimana sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal hingga menewaskan delapan orang.

Dikatakan Erlangga, bus pariwisata bernomor polisi E 7508 W yang sedang melaju dari arah Bandung menuju Kabupaten Subang.

"Ini kan kendaraan datang dari Bandung ke arah Subang. Jadi pada saat jalan menurun kendaraan melaju tidak terkendali yang kondisi jalan menikung ke kiri. Nah, mobil kemudian terguling miring ke kanan," ujar Erlangga, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (18/1/2020).

"Kondisi turunan kemudian belok kiri kan, saksi melihat menyampaikan kendaraan tidak terkendali," tambahnya.

Erlangga belum dapat memastikan apa penyebab terjadinya kecelakaan nahas tersebut.

Pihaknya baru dapat menyimpulkan setelah dilakukan olah tempat kejadian.

"Selanjutnya baru bisa kami ketahui. Tapi kronologisnya itu," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Kecelakaan Maut Subang: Lagi Nyanyi Lagu Kemesraan, Tiba-tiba Bus Oleng

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved