Rupiah Melemah di Level Rp 13.654 per Dolar, Emas Antam Turun di Harga Rp 769.000 per Gram

Mengutip data Bloomberg pukul 09.17 WIB, Senin (20/1/2020), rupiah berada di posisi Rp 13.654 per dollar AS atau melemah 8 poin dibandingkan penutupan

Rupiah Melemah di Level Rp 13.654 per Dolar, Emas Antam Turun di Harga Rp 769.000 per Gram
Malaymailonline
Kurs dolar terhadap rupiah 

Rupiah Melemah di Level Rp 13.654 per Dolar, Emas Antam Turun di Harga Rp 769.000 per Gram

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mengawali pekan ketiga bbulan Januari 2020, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot masih berada di zona merah.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.17 WIB, Senin (20/1/2020), rupiah berada di posisi Rp 13.654 per dollar AS atau melemah 8 poin dibandingkan penutupan Jumat Rp 13.646 per dollar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, ada beberapa faktor yang mendorong pelemahan rupiah.

Ilustrasi teller bank menunjukkan mata uang dollar
Ilustrasi teller bank menunjukkan mata uang dollar (ANTARA)

Antara lain sentimen ekternal yakni, rilis data ekonomi AS yang tumbuh sesuai dengan harapan pasar setelah rilis data perumahan naik 16,9 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,61 juta unit pada bulan Desember, jauh di atas perkiraan ekonom untuk 1,38 juta dan kenaikan terbesar dalam 13 tahun.

"Sentimen pada ekonomi juga didukung oleh tanda-tanda yang sedang berlangsung bahwa konsumen tetap dalam kondisi yang baik," katanya kepada Kompas.com.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dalam pertengahan bulan Januari ini akan dihadapkan dengan inpecement yang akan di lakukan oleh senet yang akan dibawa ke kongres AS, sehingga menjadi ketegangan tersendiri di kalangan dalam negeri pemerintah AS.

Isi RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang Ditolak Buruh - Pengupahan per Jam PHK Pekerja Kontrak

Download Lagu MP3 Nella Kharisma Terpopuler 2020 Full Album, Ada Video Terbaik Spesial Dangdut Koplo

Di sisi lain, pasar juga menanti langkah sanksi baru apa yang diumumkan AS baru kepada Iran terkait pengayaan uranium dan tudingan Teheran sengaja menyerang fasilitas AS di Irak dan jatuhnya pesawat komersial Ukraina yang menewaskan 170 orang.

Kemudian, usai negosiasi perang dagang AS China, pasar menanti kelanjutan negosiasi AS dan Uni Eropa.

"Sinyal positif ini mengemuka usai adanya pembicaraan yang dilakukan terkait keinginan Komisi Uni Eropa untuk melakukan menegosiasikan sengketa perdagangan terbuka dengan AS," sebutnya.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved