Infeksi Virus Misterius di China, Sudah Serang Ribuan Orang, Inggris Khawatir
Ada 41 kasus virus baru yang dikonfirmasi di laboratorium, tetapi para ahli di Inggris memperkirakan jumlahnya mendekati 1.700.
Prof Ferguson berpendapat: "Masyarakat harus mempertimbangkan secara lebih serius tentang kemungkinan adanya penularan dari manusia ke manusia daripada yang mereka yakini."
Memahami bagaimana virus baru itu menyebar merupakan bagian penting dalam menilai seberapa besar ancamannya.
Virus apakah ini?
Peneliti dan petugas medis telah mengambil contoh virus dari beberapa pasien. Sampel itu juga sudah dianalisis di laboratorium.
Otoritas China dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyimpulkan bahwa virus ini merupakan coronavirus.
Coronavirus adalah kelompok virus yang menyerang manusia. Enam di antaranya telah diketahui, sebelum kemunculan virus terbaru di Wuhan belakangan ini.
SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang disebabkan coronavirus, menjangkiti 8.098 orang di China sejak wabah itu meluas tahun 2002. Sebanyak 774 orang di antaranya meninggal akibat virus tersebut.
• Viral, Cara Membuat Tulisan di Google Docs Tanpa Mengetik, Gunakan Fitur Suara Ini
• Mobil Milik Eka Deli, Ello dan Pejabat Kemenkum HAM Disita Terkait Kasus Investasi Bodong MeMiles
• Cekcok di Media Sosial Berujung Maut, Agung Tewas Bersimbah Darah
"Ada ingatan yang kuat tentang SARS, itulah sumber ketakutan berasal. Namun kami kini lebih siap menghadapi penyakit semacam itu," kata Josie Golding, lembaga penelitian kesehatan berbasis di London, Inggris.
Virus ini telah menyebabkan pneumonia pada sejumlah pasien dan berakibat fatal pada dua orang di antaranya.
Apa yang dikatakan para ahli lainnya?
Dr Jeremy Farrar, direktur penelitian medis badan amal Wellcome, mengatakan: "Ada banyak lagi kasus dari epidemi ini."
"Ketidakpastian dan kesenjangan masih ada, tetapi jelas bahwa ada beberapa tingkat penularan dari orang ke orang.
"Kami mulai mendengar lebih banyak kasus di China dan negara-negara lain dan kemungkinan, seperti yang ditunjukkan oleh pemodelan ini, akan ada lebih banyak kasus di sejumlah negara."
Profesor Jonathan Ball, dari University of Nottingham, mengatakan: "Yang benar-benar penting adalah sampai ada pengujian laboratorium, yang sangat sulit untuk memasukkan angka nyata pada kasus-kasus di luar sana.
"Tapi ini adalah angka yang harus kita anggap serius sampai kita tahu sebaliknya," katanya.
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Virus Misterius China Kian Mengkhawatirkan, Diduga Telah Menginveksi Ribuan Orang