Infeksi Virus Misterius di China, Sudah Serang Ribuan Orang, Inggris Khawatir

Ada 41 kasus virus baru yang dikonfirmasi di laboratorium, tetapi para ahli di Inggris memperkirakan jumlahnya mendekati 1.700.

Infeksi Virus Misterius di China, Sudah Serang Ribuan Orang, Inggris Khawatir
AP
Para penumpang kereta api bawah tanah di Hong Kong, mengenakan masker sebagai tindakan preventif menghadapi virus korona yang disinyalir mulai merebak di China, 7 Januari 2020. 

Infeksi Virus Misterius di China, Sudah Serang Ribuan Orang, Inggris Khawatir

TRIBUNJAMBI.COM, CHINA - Jumlah orang yang terinfeksi virus misterius yang muncul di China jauh lebih besar dari jumlah resmi, kata para ilmuwan kepada BBC.

Ada 41 kasus virus baru yang dikonfirmasi di laboratorium, tetapi para ahli di Inggris memperkirakan jumlahnya mendekati 1.700.

Dua orang diketahui telah meninggal dunia karena virus tersebut, yang muncul pertama kali di kota Wuhan, China bagian timur, pada Desember lalu.

"Saya saat ini jauh lebih peduli ketimbang saya sepekan lalu," kata ilmuwan wabah penyakit, Prof Neil Ferguson.

Sarita Abdul Mukti Tak Sudi Bertemu Jennifer Dunn, Eks Istri Faisal Haris: Nggak Akan, Nggak Usah!

Viral, Cara Membuat Tulisan di Google Docs Tanpa Mengetik, Gunakan Fitur Suara Ini

Mobil Milik Eka Deli, Ello dan Pejabat Kemenkum HAM Disita Terkait Kasus Investasi Bodong MeMiles

Penelitian ini dilakukan oleh Pusat Analisis Penyakit Menular Global MRC di Imperial College London, yang memberikan saran kepada berbagai lembaga dunia, termasuk pemerintah Inggris dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bagaimana mengetahui angka kasus-kasus?

Petunjuk penting untuk mengenai besaran skala persoalan adalah mengetahui kasus-kasus yang terdeteksi di negara lain.

Sementara wabah itu berpusat di Wuhan, China, tetapi ada dua kasus di Thailand dan satu di Jepang.

"Itu membuat saya khawatir," kata Prof Ferguson.

Dia menambahkan: "Kasus di Wuhan yang kemudian menyebarkan tiga kasus serupa ke negara lain menyiratkan akan ada lebih banyak kasus daripada yang sudah dilaporkan."

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Tidak mungkin untuk mendapatkan angka pastinya, tetapi pemodelan wabah, yang didasarkan pada virus, populasi lokal dan data penerbangan, sudah dapat memberikan gambaran.

Bandar udara Internasional Wuhan melayani populasi 19 juta orang, tetapi hanya ada 3.400 perjalanan internasional setiap harinya.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved