Heboh Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Janji 500 Tahun Runtuhnya Majapahit pada 1518

Kerajaan ini mengklaim beberapa hal, diantaranya bahkan mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh di dunia.

Heboh Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Janji 500 Tahun Runtuhnya Majapahit pada 1518
(SURYA.CO.ID/REPRO/DANENDRA KUSUMA)
Ilustrasi Ratu Majapahit Tribhuwana Tunggadewi. 

TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat Purworejo dihebohkan dengan munculnya Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo.

Pimpinan Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo ini dipanggil Sinuhun Totok Santosa Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja.

Kerajaan ini mengklaim beberapa hal, diantaranya bahkan mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh di dunia.

ISTIMEWA
Heboh Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo Klaim Jadi Juru Damai Dunia, Ini Komentar Gubernur Jateng
ISTIMEWA Heboh Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo Klaim Jadi Juru Damai Dunia, Ini Komentar Gubernur Jateng ()

Bangunan tersebut berada di Desa Pogung Juru Tengah, Bayan, Purworejo.

Catatan Marco Polo 700 Tahun Lalu, Siapa Sebenarnya Orang Pendek Berkaki Terbalik di Kerinci?

Detik-detik Aurelia Terkena Sihir di Danau Kumbang? Setelah 8 Jam Perjalanan Tolak Pulang Jakarta

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian

Layaknya sebuah kerajaan, pada Minggu (12/1/2020), para anggota kerajaan ini berkumpul dengan atribut seperti abdi kerajaan pada umumnya.

Mereka berjalan untuk medeklarasikan diri mengenai keberadaan mereka.

Kemunculan Kerajaan Agung Sejagat tersebut turut menghebohkan jagad media sosial.

Batu yang diklaim sebagai prasasti Kerajaan Agung Sejagat
Batu yang diklaim sebagai prasasti Kerajaan Agung Sejagat (asian culture)

Dari video yang beredar di media sosial, sang pimpinan Totok mengatakan ia merupakan Rangkai Mataram Agung.

"Kami muncul menunaikan janji 500 tahun runtuhnya kerjaan Majapahit pada tahun 1518," kata Totok dalam jumpa pers Minggu (12/1/2020).

Ia mengkalim pengikutnya berjumlah 424 orang dan terus bertambah.

Bahkan kerjaan itu mengklaim memiliki kekuasan meliputi seluruh dunia, karenanya berhak mengubah sistem politik global.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved