Berita Bungo

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian
Tribunjambi.com/Mareza
Makan Sepuasnya, 2020 Durian Akan Terhidang Gratis di Bungo Senin Malam

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ribuan masyarakat Kabupaten Bungo berduyun-duyun mendatangi sekitaran Rumah Dinas Bupati Bungo sejak Senin (13/1/2020) sore. Mereka menghadiri ken-durian istimewa 2020.

Ada ribuan durian yang tersedia di sana. Durian itu dijejerkan di karpet-karpet yang dibentang di jalan, depan rumah dinas Bupati Bungo.

Karpet-karpet itu dibentang sejak sore. Dan, durian-durian itu disusun di atasnya. Masyarakat di sana, bebas untuk menyantap buah-buah berduri itu.

Dalam waktu yang singkat, durian yang dijadwalkan mulai disantap pukul 19.30 itu, ludes.

Tribun Jambi Anjangsana ke Bank Jambi, Sampaikan Selamat Ulang Tahun untuk Bank Jambi

Sudah 2 Minggu Menghilang di Kawasan Danau Kaco, Kerinci, Al Mughoni Belum Ditemukan

Banyak masyarakat yang datang terlambat, hanya melihat sisa-sisa kulit yang berserakan. Sebagian di antaranya justru kecewa karena tidak kebagian.

Durian-durian itu ludes dalam waktu singkat. Dwi, satu di antara pengunjung justru berharap durian yang disediakan lebih banyak.

"Kurang, kami sampai enggak kebagian," keluhnya.

Padahal kata Bupati Bungo, Mashuri, jumlah durian yang disiapkan mencapai 6000 buah. Jumlah itu lebih banyak daripada yang direncanakan, 2020 buah.

Durian sebanyak itu dikumpulkan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bungo.

"Kita sudah siapkan 6000 buah durian. Itu pun masih kurang," ujar Mashuri. Bukan hanya masyarakat sekitar Kota Muara Bungo saja, ternyata masyarakat dari dusun-dusun pun banyak yang terpaksa harus mengurut dada. Hal itu karena durian yang tersedia, habis lebih cepat dari yang diperkirakan.

Namun, sebagian masyarakat di sana tetap bisa menyaksikan pagelaran seni krinok dan tauh, seni tradisional khas Bungo.

Seni krinok merupakan seni bahasa dari Dusun Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII. Sedangkan tauh merupakan seni tari dari Rantau Pandan.

Ada juga yang menghabiskan malam itu bersama keluarga dan kerabat. Mereka tetap menghabiskan malam 0ken-durian istimewa, meski tidak dapat mencicipi rasanya.

6000 Buah Durian Habis dalam Sekejap, Ribuan Masyarakat Bungo Berkumpul di Ken-Durian (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved