PETI di Sarolangun Merajalela, Empat Kecamatan Jadi Lokasi Penambangan Emas Ilegal

-Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sarolangun semakin merajarela.

PETI di Sarolangun Merajalela, Empat Kecamatan Jadi Lokasi Penambangan Emas Ilegal
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Aktivitas PETI di Sarolangun. 

PETI di Sarolangun Merajalela, Empat Kecamatan Jadi Lokasi Penambangan Emas Ilegal

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sarolangun semakin merajarela.

Keberadaan PETI masih beroperasi hingga saat ini dan tersebar di beberapa wilayah Sarolangun.

Wiayah itu diantaranya, Kecamatan Batang Asai, Limun, CNG dan Bathin VIII.

Dari beberapa wilayah itu, ada yang masih melakukan penambangan dengan cara tradisional atau mendulang.

Dan sebagian lagi sudah melakukan dengan cara tidak wajar dengan menggunakan alat berat.

Untuk kegiatan yang menggunakan alat berat dan paling parah hingga saat ini khusunya di Kecamatan Limun sudah merambah mendekati wilayah hutan lindung dan hutan adat.

"Hutan adat kena garap, ada di Limun," kata Sohan, Kabid Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup, Sarolangun.

Warga Batang Asai Masih Ketakutan Dua Orang Jadi Korban PETI, Polisi Kesulitan Olah TKP

Pakai Sistem Lobang Jarum, Ini Kronologi Tewasnya 2 Penambang PETI di Batang Asai, Sarolangun

Kasus PETI di Desa Pulau Baru, Kades Abdul Muis Dipanggil ke Mapolres Merangin

Aktivitas ilegal ini dilakukan akibat tuntutan ekonomi, karena harga hasil pertanian tidak menjamin masyarakat.

Mereka beralih dengan melakukan aktivitas tambang ilegal itu.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved