Kantor Disdik Muarojambi Dijaga Ketat

Didemo LSM, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan Muarojambi Soal Kekerasan di SD Pijoan

Erwanisah menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam menyelesaikan persoalan kekerasan yang terjadi di SD Pijoan.

Didemo LSM, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan Muarojambi Soal Kekerasan di SD Pijoan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi, Erwanisah menerima sekelompok orang yang mengatasnamakan LSM Akomodasi Rakyat Miskin (Akram) untuk memberikan penjelasan soal kekerasan yang terjadi di SD Muara Pijoan. 

Didemo LSM, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan Muarojambi Soal Kekerasan di SD Pijoan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi, Erwanisah menerima sekelompok orang yang mengatasnamakan LSM Akomodasi Rakyat Miskin (Akram) untuk memberikan penjelasan soal kekerasan yang terjadi di SD Muara Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.

Dalam pertemuan ini, Erwanisah menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam menyelesaikan persoalan ini. Pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga korban, keluarga pelaku, dan pihak sekolah.

"Kami dapat informasi itu dari dewan pengawas, dan pihak sekolah. Kita turun dan kita dapat informasinya ternyata dari keluarga korban sudah melapor ke pihak kepolisian," sebutnya, Senin (13/1).

Kumpulan Doa-doa Terlengkap, Mulai dari Doa Sebelum Tidur, Sesudah Azan hingga Masuk Kamar Mandi

Kumpulan Doa Sehari-hari yang Dianjurkan Diajarkan Pada Anak Sejak Dini Agar Terbiasa Saat Dewasa

Dinas Pendidikan Muarojambi Mendadak Dijaga Polisi, Ada Aksi Terkait Kasus Kekerasan Anak Sekolah

Lebih lanjut, katanya terhadap hal tersebut pihaknya telah melakukan pengawasan dan pembinaan pada pihak sekolah dan telah memberikan arahan kepada guru dan kepala sekolah. Sementara itu, pihak Disdikbud dalam hal ini juga melibatkan pihak KPAI, lantaran memang kasus ini melibatkan anak-anak.

"Kami berkomitmen ini diberikan ruang untuk diselesaikan secara perdamaian. Kami berupaya datangi keluarga korban, kami harapkan solusi apa yang kiranya bisa kita lakukan bersama," pungkasnya.

Sementara itu, terkait dengan tuntutan untuk adanya tanggungan biaya pengobatan terhadap korban yang dibebankan ke Disdikbud Kabupaten Muarojambi, Erwanisah menyebutkan bahwa tidak ada anggaran untuk hal itu.

"Untuk biaya pengobatan keluarga pelaku sudah ada upaya itu. Tapi persoalannya saat mediasi tidak bisa tejalin dengan baik, sehingga kami hanya melakukan mendiasi terhadap korban, pelaku, kepsek dan jajaran pendidikan," sebutnya.

"Kalo psikis akan kita lakukan terhadap konselingnya, dan kami akan upaya itu. Kalo dibebankan ke dinas pendidikan itu kita tidak punya anggaran," sambungnya. (Samsul Bahri / Tribunjambi.com)

Begini Jalan Panjang Sri Mulyani Berhasil Rampas Uang Negara dari Tommy Soeharto Rp 1.2 Triliun

VIDEO : Sri Mulyani Berhasil Selamatkan Uang Negara Senilai Rp1,2 Triliun

7 Fakta Tersimpan dari Suami Sri Mulyani yang Saat Ini Pekerjaan Tonny Sumartono Masih Tak Diketahui

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved